KOMPAS1.ID
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Kepedulian dan wujud nyata Polri hadir di tengah masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Pekalongan. Melalui Dokkes Polres Pekalongan bersama Bhabinkamtibmas, kepolisian memberikan pendampingan medis langsung bagi seorang anak penderita kaki bermasy atau Congenital Talipes Equinovarus (CTEV) di Kecamatan Paninggaran, Sabtu (19/9/2026) pagi.
Pendampingan tersebut diberikan kepada balita bernama Aiza Nur Fayza, buah hati dari pasangan Nur Chozin dan Roma Chumaizah, warga Desa Paninggaran, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.
Petugas dari Dokkes Polres Pekalongan bersama Bhabinkamtibmas Bripka Andika mendampingi pihak keluarga menuju RSI PKU Muhammadiyah Singkil, Tegal, untuk menjalani serangkaian pemeriksaan medis lanjutan serta proses pengambilan sepatu khusus bantuan dari Yayasan Mentari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Dokkes Polres Pekalongan dr. Luhur Agus Slameta menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan wujud komitmen Polres Pekalongan dalam memberikan pelayanan humanis dan perhatian khusus terhadap kesehatan masyarakat, khususnya balita yang membutuhkan penanganan medis berkelanjutan.
“Hari ini kami dari Dokkes Polres Pekalongan bersama Bhabinkamtibmas memberikan pendampingan langsung kepada ananda Aiza Nur Fayza untuk menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis ortopedi di RSI PKU Muhammadiyah Singkil Tegal, sekaligus penyerahan dan pengukuran sepatu khusus CTEV dari Yayasan Mentari,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendampingan ini dilakukan guna memastikan pasien mendapatkan penanganan medis yang tepat serta memberikan dukungan moral kepada pihak keluarga.
“Ananda Aiza sudah ditangani langsung oleh dokter spesialis ortopedi dan saat ini sudah mendapatkan sepatu khusus penderita kaki bermasalah. Kami berharap melalui pendampingan dan bantuan fasilitas ini, proses pemulihan tumbuh kembang ananda Aiza dapat berjalan optimal sehingga kelak bisa berjalan dan beraktivitas normal seperti anak-anak lainnya,” tutur dr. Luhur.
Sementara itu, pihak keluarga yang diwakili oleh Nur Chozin menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam atas perhatian serta bantuan pendampingan yang diberikan oleh jajaran Polres Pekalongan dan Bhabinkamtibmas Desa Paninggaran. (Totok)











