Porsadin VIII FKDT: Ajang Pencarian Bibit Unggul Santri Diniyah

- Penulis

Sabtu, 19 September 2026 - 04:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas. 1.id.
Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII yang digelar oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Bandung kembali menjadi panggung penting bagi santri madrasah diniyah untuk menunjukkan bakat di bidang akademik, seni Islami, dan olahraga. Kegiatan berlangsung di Gd Ormas, Sabtu ( 19/9/26 ).

Acara dibuka oleh H. Asep Saefuloh, S.Ag, dalam sambutannya menyampaikan ajang dua tahunan ini tidak hanya mempertandingkan keterampilan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi antarsantri, guru, dan pengurus madrasah diniyah di tingkat kabupaten.

Kegiatan Porsadin VIII kali ini diikuti ratusan santri dari berbagai kecamatan, d Mereka bersaing dalam belasan cabang lomba yang mencakup aspek keagamaan, seni, dan olahraga, seperti tahfidz Juz Amma, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), cerdas cermat diniyah, pidato dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, MTQ, murotal wal imla, kaligrafi, puisi islami, selawat dan adzan serta olahraga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

H. Asep Saefuloh, menekankan bahwa Porsadin bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan juga wadah untuk menggali bibit unggul yang akan dipersiapkan mewakili kabupaten di tingkat provinsi hingga nasional.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk menggali serta mengembangkan potensi santri dalam berbagai bidang, baik olahraga maupun seni. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya dituntut untuk meraih kemenangan, tetapi juga belajar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, kerja sama, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati.

Baca Juga:  Polres Aceh Singkil Bangun Sumur Bor di Pesantren Darus Salihin Sambut Hari Bhayangkara ke-80.

Menurutnya, Anak-anak peserta PORSADIN adalah aset dan calon pemimpin masa depan Kabupaten Bandung. Karena itu, mereka harus diberikan ruang yang luas untuk berkembang, menunjukkan kemampuan, dan membangun rasa percaya diri.

” Kekalahan maupun kemenangan dalam perlombaan harus dijadikan pengalaman untuk terus belajar dan berproses,” katanya.

Asep Saefuloh, mengajak seluruh peserta untuk menjadikan PORSADIN VIII sebagai pengalaman berharga. Para santri diharapkan mampu membawa nilai-nilai positif yang diperoleh selama kegiatan ke lingkungan keluarga, sekolah, pesantren, dan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya diukur dari jumlah medali atau prestasi yang diraih, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap pembentukan kepribadian peserta. Oleh karena itu, ia berharap PORSADIN dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan

Dengan diselenggarakannya Porsadin VIII ini, FKDT berharap madrasah diniyah semakin diakui sebagai bagian penting dari ekosistem pendidikan daerah. Melalui ajang ini, santri tidak hanya ditembakkan imannya, tetapi juga dilatih untuk percaya diri, disiplin, dan berprestasi di berbagai bidang—sebuah modal berharga bagi masa depan mereka di tengah masyarakat.

Dhany.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru