ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
KOMPAS1.ID
BANDUNG — Pemandangan tak biasa sempat mencuri perhatian pengguna jalan di Kota Bandung. Seorang pria terlihat mengendarai sepeda motor dengan penampilan serba emas — mulai dari pakaian, helm, hingga kendaraannya. Penampilan mencolok itu membuat siapa saja menoleh, lalu menyebar luas di media sosial dan mendapat julukan “Manusia Emas”.
Momen Terekam, Langsung Viral
Kejadian itu terekam dalam video yang diunggah akun TikTok @dreamcatcherday pada April 2024. Dalam rekaman itu, terlihat sosok pria mengenakan pakaian berwarna emas mengilap, melintas di kawasan jalan depan Pasar Baru dan Jalan Otista, Kota Bandung. Sepeda motor yang dikendarai serta helm yang dipakai pun bernuansa serupa.
Video itu menyebar luar biasa cepat — ditonton lebih dari 7 juta kali. Warganet ramai berkomentar, memuji keunikan penampilannya yang berbeda dari pengendara pada umumnya.
Pengunggah video, Ridha Nurul Arafah, warga Cimahi yang bekerja di Tasikmalaya, mengaku merekam momen itu secara spontan saat sedang berada di Bandung. Ia tidak mengenal pria tersebut sebelumnya, namun tergerak mengabadikannya dan menyebutnya “Manusia Emas” sebelum dibagikan ke media sosial. Ridha kemudian berusaha mencari dan menjalin komunikasi dengan sosok tersebut.
Sosok Yandi, Pelukis yang Mencintai Warna Emas
Dari pencarian tersebut, diketahui pria itu bernama Yandi, seorang pelukis dan pemikir seni yang bermukim di Kota Bandung. Kecintaannya pada warna emas telah tumbuh sejak sekitar September 2022, dan sejak saat itu warna tersebut menjadi ciri khas penampilannya sehari-hari.
“Saya memang menyukai warna emas. Itu menjadi bagian dari ekspresi diri saya,” ungkap Yandi dalam wawancaranya.
Pada saat terekam, Yandi sedang melintas di Jalan Otista untuk sekadar makan di luar, dengan pakaian, kendaraan, dan helm yang semuanya bernuansa emas mengilap — tampil konsisten dan menyolok di tengah keramaian kota.
Hadapi Ketenaran dengan Senang, Ingin Menghibur
Viralnya dirinya tidak membuat Yandi merasa terganggu. Sebaliknya, ia menyambut baik perhatian masyarakat sebagai sesuatu yang positif.
“Saya senang jika penampilan ini bisa menghibur orang. Saya senang mendapat apresiasi karena dianggap unik,” ujarnya.
Kemunculan Yandi juga bertepatan dengan tren busana berkilau atau shimmer yang sedang populer menjelang Lebaran 2024, sehingga penampilannya yang benar-benar serba emas terasa makin mencolok dan menjadi pembicaraan hangat.
Meski dikenal luas sebagai “Manusia Emas”, julukan itu lahir dari masyarakat dan media sosial, bukan yang ia pilih sendiri. Bagi Yandi, gaya itu murni ekspresi seni dan ketulusan diri.
Pelajaran dari Ruang Publik
Fenomena ini menunjukkan bagaimana keunikan di ruang publik dapat berubah menjadi perhatian luas dalam sekejap, berkat rekaman sederhana yang dibagikan lewat media sosial. Yandi membuktikan bahwa menjadi diri sendiri dengan tulus bisa menginspirasi, menghibur jutaan orang, dan mewarnai keseharian kota yang sibuk.
“Manusia Emas” tetap melintas, tetap menjadi bagian dari warna Kota Bandung.
Jurnalis: Joepin











