NUGAL BERSAMA: MERAWAT TRADISI, MEMPERKUAT KEBERSAMAAN, MENJAGA WARISAN UNTUK MASA DEPAN

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Desa Landau Badai, Kecamatan Selat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu — Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, masyarakat Desa Landau Badai tetap menjaga dan melestarikan salah satu tradisi yang memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat, yaitu kegiatan nugal.

Nugal bukan hanya sekadar aktivitas dalam mempersiapkan dan menanam lahan pertanian. Lebih dari itu, nugal merupakan bagian dari kehidupan dan budaya masyarakat yang mengajarkan arti kebersamaan, gotong royong, kekeluargaan, serta kepedulian terhadap sesama.

Dalam kegiatan tersebut, warga bersama pemerintah desa turun langsung ke lapangan untuk bekerja bersama. Dengan penuh semangat dan suasana kekeluargaan, setiap orang mengambil bagian sesuai dengan kemampuan masing-masing. Ada yang mempersiapkan lahan, membantu proses penanaman, hingga mendukung kebutuhan selama kegiatan berlangsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal yang menarik dari tradisi ini adalah bagaimana sebuah kegiatan sederhana mampu mempertemukan banyak orang dalam satu tujuan. Tidak ada sekat antara warga dan pemerintah desa ketika semangat gotong royong telah menjadi dasar kebersamaan. Canda, komunikasi, dan kerja sama menjadi bagian dari suasana yang membuat kegiatan nugal terasa lebih bermakna.

🌱 Tradisi Lama, Semangat Baru

Memasuki era modern bukan berarti setiap tradisi harus ditinggalkan. Justru, nilai-nilai baik yang terkandung di dalam tradisi perlu terus dijaga dan disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Kegiatan nugal menjadi salah satu contoh bahwa budaya lokal tetap dapat berjalan berdampingan dengan kehidupan modern. Generasi muda dapat melihat secara langsung bagaimana masyarakat terdahulu membangun kehidupan melalui kerja sama dan saling membantu.

Baca Juga:  ​Bandung Mendunia: Menembus Tiga Besar Destinasi Paling Dicari di Asia

Melalui kegiatan seperti ini, tradisi tidak hanya dikenang sebagai cerita masa lalu, tetapi dapat terus hidup dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat saat ini.

🤝 Lebih dari Sekadar Bertani

Bagi masyarakat Desa Landau Badai, nugal memiliki makna yang lebih luas. Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarwarga, membangun komunikasi, serta menumbuhkan kembali semangat kebersamaan.

Setiap langkah yang dilakukan bersama menjadi pengingat bahwa kehidupan di pedesaan memiliki kekuatan tersendiri: ketika pekerjaan dilakukan secara bersama-sama, pekerjaan menjadi lebih ringan dan hubungan persaudaraan semakin erat.

Semangat inilah yang perlu terus diwariskan kepada generasi berikutnya. Sebab, sebuah tradisi akan tetap bermakna apabila nilai-nilai positif di dalamnya terus dipahami, dihargai, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

🌾 Menjaga Warisan, Menyambut Masa Depan

Kegiatan nugal di Desa Landau Badai menjadi gambaran bahwa kemajuan tidak harus membuat masyarakat melupakan akar budayanya. Modernisasi dapat berjalan bersama dengan pelestarian tradisi, selama masyarakat tetap menghargai warisan budaya yang telah menjadi bagian dari perjalanan mereka.

Nugal hari ini bukan hanya tentang menanam untuk musim yang akan datang, tetapi juga tentang menanam nilai kebersamaan untuk masa depan.

Semoga semangat gotong royong, kekeluargaan, dan kepedulian yang tercermin dalam kegiatan ini terus tumbuh dan menjadi kekuatan bagi masyarakat Desa Landau Badai.

> “Tradisi boleh berakar dari masa lalu, tetapi semangatnya tetap hidup untuk menyambut masa depan.” 🌿

Salam gotong royong dari Desa Landau Badai.
Merawat tradisi, mempererat persaudaraan, dan melangkah bersama menuju masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantor Pertanahan Kota Bandung Ikuti Pemantauan Implementasi Resertifikasi ISO 27001:2022 dan ISO 20000-1:2018
Tingkatkan Sinergitas dan Keterbukaan Informasi, Tim Media DPC SPRI Lampung Utara Audiensi dengan Kalapas Kotabumi
Tingkatkan Sinergitas, Tim Media DPC SPRI Lampung Utara Gelar Audiensi Bersama Kalapas
Soreang Gelar FTBI 2026 untuk Seleksi ke Tingkat Kabupaten Bandung
Satu Tetes Darah, Satu Aksi Nyata dalam Napas Kehidupan bagi Semua.
Satu Tetes Darah, Satu Aksi Nyata dalam Napas Kehidupan bagi Semua.
Gudang Mebel di Bojong Pekalongan Terbakar Dini Hari, Api Merembet ke Tiga Rumah Korbankan Kerugian Rp 500 Juta
Transaksi Obat Keras Terbatas Terbongkar di Cibatu, Ratusan Butir Diamankan Polisi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:35 WIB

Kantor Pertanahan Kota Bandung Ikuti Pemantauan Implementasi Resertifikasi ISO 27001:2022 dan ISO 20000-1:2018

Kamis, 17 September 2026 - 08:31 WIB

NUGAL BERSAMA: MERAWAT TRADISI, MEMPERKUAT KEBERSAMAAN, MENJAGA WARISAN UNTUK MASA DEPAN

Kamis, 17 September 2026 - 05:29 WIB

Tingkatkan Sinergitas dan Keterbukaan Informasi, Tim Media DPC SPRI Lampung Utara Audiensi dengan Kalapas Kotabumi

Kamis, 17 September 2026 - 05:24 WIB

Tingkatkan Sinergitas, Tim Media DPC SPRI Lampung Utara Gelar Audiensi Bersama Kalapas

Kamis, 17 September 2026 - 05:08 WIB

Satu Tetes Darah, Satu Aksi Nyata dalam Napas Kehidupan bagi Semua.

Berita Terbaru