Dedi Mulyadi Siapkan 200 Pengacara untuk Lindungi Warga Jabar yang Bekerja di Luar Daerah

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAR,- KOMPAS1.id || Dedi Mulyadi mengambil langkah strategis untuk memperkuat perlindungan hukum bagi warga Jawa Barat yang bekerja di luar provinsi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan sekitar 200 pengacara yang akan bertugas mendampingi serta memantau kondisi para pekerja asal Jabar apabila menghadapi persoalan hukum.

Kebijakan ini mencakup pendampingan tanpa membedakan jenis pekerjaan maupun latar belakang warga. Para pekerja juga diminta aktif melaporkan situasi yang mereka alami agar dapat segera ditindaklanjuti.

Langkah tersebut disampaikan Dedi saat menjemput 12 warga Jabar di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Senin (23/2/2026). Mereka sebelumnya diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para korban awalnya dijanjikan gaji antara Rp8 juta hingga Rp10 juta per bulan, fasilitas tempat tinggal, serta layanan kesehatan. Namun dalam praktiknya, mereka justru menghadapi beban utang dan sistem denda yang memberatkan. Salah satu pekerja mengaku kesulitan mengakhiri kontrak karena terbebani kasbon sekitar Rp12 juta.

Baca Juga:  Memaknai Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026: Meneguhkan Sistem Perlakuan Humanis yang Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Sebagai respons atas kasus tersebut, Pemprov Jabar juga menerapkan kebijakan moratorium bagi warga yang hendak bekerja ke luar daerah, sembari memperkuat sistem pengawasan dan perlindungan.

Selain memastikan pemulangan para korban ke kampung halaman, pemerintah daerah juga menyiapkan pendampingan lanjutan setelah mereka kembali ke Jawa Barat.

Kebijakan ini menuai perhatian publik dan dinilai sebagai upaya memperkuat perlindungan terhadap pekerja daerah yang mencari nafkah di luar provinsi.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imbas Kebakaran Alun-alun Suryakencana, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Gede-Pangrango Ditutup Sementara
DPC GEMAS KECAMATAN SINDANG JAYA RESMI DIKUKUHKAN OLEH KETUA DPP GEMAS BPK. JAENUDIN ALEN
Muscam KNPI : Menyatukan Langkah, Menguatkan Peran, dan Menghadirkan Manfaat bagi Masyarakat
Wali Kota Subulussalam Sambangi Desa Dah, Warga Titip 4 Harapan Pembangunan
Merajut Berkah di Penghulu Segala Hari: Simfoni Kepedulian dari Lendeng N’ D’gank
Perempuan Tanpa Identitas Tertemper Kereta Api di Kadungora, Polisi Lakukan Penanganan dan Identifikasi Korban
Pemkab Lampura–ATR/BPN Percepat Sinkronisasi Data Tanah dan Pajak, Bidik PAD Lebih Optimal
Semangat Kemerdekaan Membara, ASN Lampura Hidupkan Lagi Permainan Tradisional
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Imbas Kebakaran Alun-alun Suryakencana, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Gede-Pangrango Ditutup Sementara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:34 WIB

DPC GEMAS KECAMATAN SINDANG JAYA RESMI DIKUKUHKAN OLEH KETUA DPP GEMAS BPK. JAENUDIN ALEN

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Muscam KNPI : Menyatukan Langkah, Menguatkan Peran, dan Menghadirkan Manfaat bagi Masyarakat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Wali Kota Subulussalam Sambangi Desa Dah, Warga Titip 4 Harapan Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Perempuan Tanpa Identitas Tertemper Kereta Api di Kadungora, Polisi Lakukan Penanganan dan Identifikasi Korban

Berita Terbaru