Subulussalam kompas1 id
Wali Kota Subulussalam H. Rasyid Bancin menghadiri undangan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemedikdasmen) untuk melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 1 Kota Subulussalam, yang berlangsung di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini menjadi tonggak sejarah penting bagi dunia pendidikan di Tanah Air, sekaligus bukti keberhasilan perjuangan Pemerintah Kota Subulussalam menghadirkan pendidikan berkualitas bagi generasi penerus.
Dalam sambutannya, Perwakilan Staf Kepresidenan menegaskan bahwa acara ini menjadi awal dimulainya operasionalisasi SNT secara nasional. Dari 30 daerah yang diundang pemerintah, hanya 17 daerah yang telah memenuhi syarat dan siap beroperasi, di mana Kota Subulussalam menjadi satu-satunya perwakilan dari seluruh Pulau Sumatera yang lolos dalam seleksi tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembangunan kompleks SNT 1 Subulussalam rencananya akan mulai dikerjakan pada bulan Oktober mendatang dengan anggaran pembangunan berkisar antara Rp400 miliar hingga lebih dari Rp500 miliar.
Wali Kota H. Rasyid Bancin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja keras bersama mewujudkan program impian ini.
“Keberhasilan menjemput program ini tidak lepas dari doa dan dukungan semua pihak, semata-mata demi menghadirkan layanan pendidikan terbaik untuk putra-putri kita di Kota Subulussalam,” ujar Rasyid Bancin.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Subulussalam ini kembali memohon doa restu dari seluruh lapisan masyarakat, agar proses pembangunan hingga pelaksanaan kegiatan belajar mengajar nantinya berjalan lancar, amanah, dan benar-benar membawa kemajuan bagi daerah yang kita cintai bersama.(Ramona)














