Kompas1.id
GARUT – Polsek Bayongbong Polres Garut bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum atau pengeroyokan yang terjadi di Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 27 Juni 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah menerima laporan, anggota siaga Polsek Bayongbong langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Korban dalam kejadian tersebut diketahui bernama Mochamad Zamzam alias Kojek (40), warga Kampung Cincin, Desa Simpangsari, Kecamatan Cisurupan. Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka memar, lebam, serta luka sobek pada bagian kepala dan pipi akibat sabetan senjata tajam jenis golok. Korban sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Bayongbong sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Slamet Garut untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula sekitar pukul 22.00 WIB ketika terjadi perselisihan antara dua kelompok di kawasan Pertigaan Cicayur. Perselisihan tersebut sempat dianggap telah selesai.
Namun sekitar satu jam kemudian, beberapa pihak kembali mendatangi Kampung Saroja dengan maksud menyelesaikan persoalan sebelumnya. Situasi yang semula hendak dimediasi justru kembali memanas hingga terjadi keributan.
Dalam kejadian tersebut, salah seorang warga bernama Nasran turut menjadi korban pengeroyokan dan mengalami luka memar pada bagian mata.
Tidak lama berselang, Reza bersama Mochamad Zamzam alias Kojek kembali mendatangi lokasi dengan tujuan menengahi permasalahan. Namun kedatangan mereka diduga disalahartikan sebagai bentuk penyerangan sehingga korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan oleh sejumlah orang menggunakan tangan kosong maupun senjata tajam.
Dari hasil penyelidikan, petugas mengamankan 4 diduga pelaku yaitu Sdr. J, Sdr. A, Sdr. AD warga Bayongbon dan Sdr. EUS warga Sukaresmi Garut.
Wa Ratno













