MOBIL MEWAH ANTRI PERTALITE, MASARAKAT SOROTI KETETAPAN SASARAN ( BBM) SUBSIDI”

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak-Media Kompas1.id
19-Juni-2026 -Kenaikan harga BBM non- Subsidi jenis Pertamax diduga menyebabkan meningkatnya jumlah kendaraan roda empat, termasuk mobil -mobil mewah, yang beralih mengantre untuk mendapatkan BBM jenis pertalite di sejumlah SPBU.

Kondisi tersebut menuai sorotan tajam dari masyarakat yang menilai penggunaan BBM subsidi oleh kendaraan mewah yang tidak sesuai dengan tujuan awal pemberian subsidi pemerintah,dan kami sangat kecewa sering tidak mendapatkan BBM pertalite dikarenakan sering habis diduga terlalu banyak kendaraan mewah roda empat yang mengisi BBM subsidi.

Masarakat berharap pemerintah dapat memperketat pengawasan serta menerapkan aturan yang lebih tegas terhadap penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran.pasalnya pertalite selama ini diperuntukkan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah hingga menengah kebawah, sehingga keberadaannya diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan.

Sejumlah Warga mengaku khawatir jika kendaraan mewah terus menggunakan BBM pertalite,maka kuota subsidi akan semakin cepat habis’ dan berpotensi menyulitkan masarakat kecil dalam memperoleh bahan bakar.mereka meminta pemerintah pusat, Pertamina dan instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi BBM subsidi.

“Pemerintah harus memberikan batasan yang jelas terhadap kendaraan yang berhak menggunakan pertalite.Jangan sampai masarakat kecil yang seharusnya menjadi penerima manfaat justru kesulitan mendapatkan BBM pertalite subsidi karena digunakan oleh kendaraan yang tergolong mampu,”ungkap sala seorang warga.

Masarakat sangat berharap adanya pengawasan yang lebih ketat di SPBU serta penerapan sistem pendataan kendaraan agar distribusi BBM subsidi dapat berjalan lebih adil dan tepat sasaran.dengan demikian tujuan pemerintah dalam memberikan subsidi energi kepada masyarakat kecil yang membutuhkan dapat benar tercapai.

(Kaperwil” ARS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menunggu 8 Jam Malah Dibully: Bobroknya Etika Pelayanan Kesehatan Pasien BPJS
Dua Pekan Penindakan, Polres Subang Ungkap 21 Kasus Narkoba, 26 Orang Jadi Tersangka
Bantah Isu Lingkungan, SPPG Wonosegoro Justru Jadi Motor Ekonomi Warga Boyolali.
‎Lumpuhnya Fasilitas Publik di Lae Butar: Warga Mengeluh, Jalan Rusak dan Sampah Dibiarkan Mangkrak
Dedeh Yuningsih Hadiri Rakor PAUD, Tegaskan Komitmen Dukung Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
Ini Jadwal Dokter Spesialis RSUD Aceh Singkil 4 Agustus 2026 ‎
DIDUGA TERJADI KECURANGAN PENJUALAN LPG 3 KG BERSUBSIDI DI DESA SUNGAI SENA, KECAMATAN SILAT HILIR
Pendapatan Parkir Semester I Menguat, Titik Parkir Baru Dongkrak Optimisme PAD 2026
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Menunggu 8 Jam Malah Dibully: Bobroknya Etika Pelayanan Kesehatan Pasien BPJS

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:46 WIB

Dua Pekan Penindakan, Polres Subang Ungkap 21 Kasus Narkoba, 26 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Bantah Isu Lingkungan, SPPG Wonosegoro Justru Jadi Motor Ekonomi Warga Boyolali.

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:39 WIB

‎Lumpuhnya Fasilitas Publik di Lae Butar: Warga Mengeluh, Jalan Rusak dan Sampah Dibiarkan Mangkrak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Dedeh Yuningsih Hadiri Rakor PAUD, Tegaskan Komitmen Dukung Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

Berita Terbaru