VIRAL “MANUSIA EMAS” BANDUNG: SOSOK YANDI, PELUKIS YANG SERBA EMAS DAN MENGHIBUR RUMAH TANGGA

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KOMPAS1.ID

BANDUNG — Pemandangan tak biasa sempat mencuri perhatian pengguna jalan di Kota Bandung. Seorang pria terlihat mengendarai sepeda motor dengan penampilan serba emas — mulai dari pakaian, helm, hingga kendaraannya. Penampilan mencolok itu membuat siapa saja menoleh, lalu menyebar luas di media sosial dan mendapat julukan “Manusia Emas”.

Momen Terekam, Langsung Viral

Kejadian itu terekam dalam video yang diunggah akun TikTok @dreamcatcherday pada April 2024. Dalam rekaman itu, terlihat sosok pria mengenakan pakaian berwarna emas mengilap, melintas di kawasan jalan depan Pasar Baru dan Jalan Otista, Kota Bandung. Sepeda motor yang dikendarai serta helm yang dipakai pun bernuansa serupa.

Video itu menyebar luar biasa cepat — ditonton lebih dari 7 juta kali. Warganet ramai berkomentar, memuji keunikan penampilannya yang berbeda dari pengendara pada umumnya.

Pengunggah video, Ridha Nurul Arafah, warga Cimahi yang bekerja di Tasikmalaya, mengaku merekam momen itu secara spontan saat sedang berada di Bandung. Ia tidak mengenal pria tersebut sebelumnya, namun tergerak mengabadikannya dan menyebutnya “Manusia Emas” sebelum dibagikan ke media sosial. Ridha kemudian berusaha mencari dan menjalin komunikasi dengan sosok tersebut.

Sosok Yandi, Pelukis yang Mencintai Warna Emas

Dari pencarian tersebut, diketahui pria itu bernama Yandi, seorang pelukis dan pemikir seni yang bermukim di Kota Bandung. Kecintaannya pada warna emas telah tumbuh sejak sekitar September 2022, dan sejak saat itu warna tersebut menjadi ciri khas penampilannya sehari-hari.

Baca Juga:  CEPAT VIRALNYA KASUS PENGEROYOKAN, POLSEK MARGAASIH GENCAR LAKUKAN OPERASI PREMANISME DI PASAR DIMENSI LAGADAR

“Saya memang menyukai warna emas. Itu menjadi bagian dari ekspresi diri saya,” ungkap Yandi dalam wawancaranya.

Pada saat terekam, Yandi sedang melintas di Jalan Otista untuk sekadar makan di luar, dengan pakaian, kendaraan, dan helm yang semuanya bernuansa emas mengilap — tampil konsisten dan menyolok di tengah keramaian kota.

Hadapi Ketenaran dengan Senang, Ingin Menghibur

Viralnya dirinya tidak membuat Yandi merasa terganggu. Sebaliknya, ia menyambut baik perhatian masyarakat sebagai sesuatu yang positif.

“Saya senang jika penampilan ini bisa menghibur orang. Saya senang mendapat apresiasi karena dianggap unik,” ujarnya.

Kemunculan Yandi juga bertepatan dengan tren busana berkilau atau shimmer yang sedang populer menjelang Lebaran 2024, sehingga penampilannya yang benar-benar serba emas terasa makin mencolok dan menjadi pembicaraan hangat.

Meski dikenal luas sebagai “Manusia Emas”, julukan itu lahir dari masyarakat dan media sosial, bukan yang ia pilih sendiri. Bagi Yandi, gaya itu murni ekspresi seni dan ketulusan diri.

Pelajaran dari Ruang Publik

Fenomena ini menunjukkan bagaimana keunikan di ruang publik dapat berubah menjadi perhatian luas dalam sekejap, berkat rekaman sederhana yang dibagikan lewat media sosial. Yandi membuktikan bahwa menjadi diri sendiri dengan tulus bisa menginspirasi, menghibur jutaan orang, dan mewarnai keseharian kota yang sibuk.

“Manusia Emas” tetap melintas, tetap menjadi bagian dari warna Kota Bandung.

Jurnalis: Joepin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantor Pertanahan Kota Bandung Ikuti Pemantauan Implementasi Resertifikasi ISO 27001:2022 dan ISO 20000-1:2018
NUGAL BERSAMA: MERAWAT TRADISI, MEMPERKUAT KEBERSAMAAN, MENJAGA WARISAN UNTUK MASA DEPAN
Tingkatkan Sinergitas dan Keterbukaan Informasi, Tim Media DPC SPRI Lampung Utara Audiensi dengan Kalapas Kotabumi
Tingkatkan Sinergitas, Tim Media DPC SPRI Lampung Utara Gelar Audiensi Bersama Kalapas
Soreang Gelar FTBI 2026 untuk Seleksi ke Tingkat Kabupaten Bandung
Satu Tetes Darah, Satu Aksi Nyata dalam Napas Kehidupan bagi Semua.
Satu Tetes Darah, Satu Aksi Nyata dalam Napas Kehidupan bagi Semua.
Gudang Mebel di Bojong Pekalongan Terbakar Dini Hari, Api Merembet ke Tiga Rumah Korbankan Kerugian Rp 500 Juta
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:35 WIB

Kantor Pertanahan Kota Bandung Ikuti Pemantauan Implementasi Resertifikasi ISO 27001:2022 dan ISO 20000-1:2018

Kamis, 17 September 2026 - 08:31 WIB

NUGAL BERSAMA: MERAWAT TRADISI, MEMPERKUAT KEBERSAMAAN, MENJAGA WARISAN UNTUK MASA DEPAN

Kamis, 17 September 2026 - 05:29 WIB

Tingkatkan Sinergitas dan Keterbukaan Informasi, Tim Media DPC SPRI Lampung Utara Audiensi dengan Kalapas Kotabumi

Kamis, 17 September 2026 - 05:11 WIB

Soreang Gelar FTBI 2026 untuk Seleksi ke Tingkat Kabupaten Bandung

Kamis, 17 September 2026 - 05:08 WIB

Satu Tetes Darah, Satu Aksi Nyata dalam Napas Kehidupan bagi Semua.

Berita Terbaru