Kompas1.id
Kota Pekalongan — Estafet kepemimpinan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan resmi bergulir. Teguh Suroso meninggalkan jabatan sebagai Kalapas Pekalongan untuk menjalankan amanah baru sebagai Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta. Serah terima jabatan sekaligus pamit kenal digelar di Lapas Kelas IIA Pekalongan, Kamis (27/8/2026).
Selama menjalankan tugas di Pekalongan, Teguh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama bertugas terdapat kekurangan maupun hal-hal yang kurang berkenan.
Salah satu tantangan yang dihadapi selama kepemimpinannya adalah persoalan genangan air di lingkungan lapas. Bersama jajaran, sejumlah langkah telah dilakukan, antara lain pembangunan tanggul serta peninggian sejumlah blok untuk menjaga aktivitas warga binaan tetap berjalan dengan baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berharap berbagai upaya dan program yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan oleh kepemimpinan berikutnya. Kami pun meminta doa dan restu dalam menjalankan amanah baru di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta,”ucapnya.
Sementara itu, Prayitno resmi menjabat sebagai Kalapas Kelas IIA Pekalongan. Sebelumnya, ia dipercaya memimpin Lapas Kelas IIA Tembilahan, Riau, dan pernah menjabat sebagai Kalapas Kendal. Prayitno menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah berjalan, khususnya dalam memperkuat pembinaan warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik. Untuk itu, ia meminta dukungan jajaran internal maupun instansi terkait.
“Di Lapas Pekalongan ini tanpa dukungan dan kerja sama, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Untuk membangun lapas yang lebih maju perlu dukungan dari semua pihak. Salah satunya tugas kita adalah pembinaan warga binaan, mengembalikan mereka kembali ke masyarakat,” ujar Prayitno.
Ia juga akan melanjutkan upaya penanganan persoalan genangan di lingkungan lapas. Menurutnya, langkah yang telah dilakukan sebelumnya menjadi dasar untuk terus mencari solusi agar lingkungan lapas semakin aman dan nyaman.
Sekda Kota Pekalongan, Nur Priyantomo atau akrab disapa Nur Pri yang turut hadir dalam acara Pisah Sambut Kalapas, menyampaikan bahwa serah terima jabatan bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan bagian dari dinamika organisasi dan proses regenerasi kepemimpinan.
“Pergantian pemimpin diharapkan membawa semangat baru, gagasan baru, serta penguatan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan,” kata Nur Pri.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Kalapas yang lama, Teguh Suroso atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, dan pengabdiannya selama menjalankan amanah sebagai Kalapas Pekalongan. Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih tidak terlepas dari kontribusi seluruh jajaran serta dukungan berbagai stakeholder dan aparat penegak hukum.
Kepada Kalapas yang baru dilantik, Prayitno, Sekda Nur Pri menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat menjalankan amanah. Ia berharap kepemimpinan baru dapat membawa Lapas Pekalongan semakin baik, sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Pekalongan dan seluruh instansi terkait.
“Keberhasilan Lapas Pekalongan pasti banyak didukung dari semua pihak. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi yang sudah terjalin harus terus diperkuat. Dengan pergantian kepemimpinan tersebut, Lapas Kelas IIA Pekalongan diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas pemasyarakatan, memperkuat pembinaan warga binaan, serta meningkatkan pelayanan dan keamanan melalui sinergi bersama seluruh stakeholder,”tukasnya.
Mulyoko









