Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat Sumedang untuk bangga dengan apa yang dimiliki saat ini.

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Sumedang memiliki sejarah panjang, berawal dari Kerajaan Tembong Agung yang didirikan oleh Prabu Aji Putih, kemudian berubah menjadi Kerajaan Sumedang Larang di bawah Prabu Tadjimalela. Kerajaan ini dikenal sebagai penerus sah kejayaan Kerajaan Pajajaran yang terakhir.

Sumedang juga memiliki seni spiritual yang mampu membangun manusia yang memahami dirinya sendiri.

“Orang Sumedang menciptakan tahu maka lahir tahu Sumedang, menciptakan Cilembu menghasilkan ubi Cilembu,” kata KDM, sapaan Dedi Mulyadi, dalam acara Ekosistem Budaya Kasumedangan Dalam Rangka Hari Jadi ke-448 Sumedang, di depan Gedung Negara Kabupaten Sumedang, Jumat (24/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KDM juga mengajak masyarakat Sumedang untuk menaikkan derajat dengan tidak mengandalkan dari pemberian orang lain.

“Orang Sumedang bukan yang suka minta-minta, tetapi masyarakat yang memiliki martabat, harkat, dan diri,” imbuh KDM.

Baca Juga:  Ciptakan Kondusifitas Jelang Idulfitri, Kapolres Majalengka Pimpin Pemusnahan Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat Lodaya 2026

Ia juga mengharapkan pemimpin di Sumedang memberikan keadilan, menyayangi rakyatnya yang susah.

“Pemimpin jangan memilah-milah, pemimpin harus adil, menggunakan rasa, dan intuisi, kuat,” ujarnya.

KDM juga mengajak kepada seluruh masyarakat Sumedang untuk melakukan perubahan jika menghendaki pemimpin yang adil dan rakyatnya Sumedang disegani.

“Kita jangan menjadi bangsa yang minta-minta, tetapi rakyat yang memiliki kepemimpinan, kepribadian dan sikap satria,” tegas KDM.

Disisi lain, KDM juga mengajak seluruh masyarakat Sumedang, mulai dari pemimpinnya hingga rakyatnya bangga dan mempromosikan apa yang dimiliki kepada masyarakat diluar Sumedang.

“Bangun ‘branding’ yang baik-baik, promosikan alamnya yang indah-indah, gunungnya, sawahnya. Sampaikan bahwa Sumedang bagus. Ditata dan diperbaiki. Diurus jalannya, bersihkan sampahnya,” pungkas KDM.

Sumber: Humas Jabar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Lampura Gebrak Ekonomi Warga Lewat Pasar Murah, Gebyar UMKM dan Job Fair
Jaga Marwah ID Card Wartawan: Bukan Barang untuk Diobral dan Digadaikan
Jelang Rakernas IV, LSM Trinusa Lampung Turun Langsung Bagikan Bansos kepada Warga
Estafet Kepemimpinan Bergulir, M. Ardhiansyah Resmi Pimpin Dinas Kominfotiksan Pesawaran
PASTIKAN HIDANGAN AMAN DAN HIGIENIS, POLSEK MARGAASIH CEK LANGSUNG SPPG NUNJUNG 1
Proyek SPAM Mojolagres Rp9,9 Miliar Disorot: Dugaan Pelanggaran K3 Kembali Terjadi, Komitmen Perbaikan Dipertanyakan
Pramuka Terbaik Kabupaten Bandung Siap Bawa Nama Baik Daerah di Jamnas XII
Diduga Komitmen Hanya Omong Kosong, Pelanggaran K3 di Proyek Rp9,9 Miliar SPAM Mojolagres Masih Terulang
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Lampura Gebrak Ekonomi Warga Lewat Pasar Murah, Gebyar UMKM dan Job Fair

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Jaga Marwah ID Card Wartawan: Bukan Barang untuk Diobral dan Digadaikan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Jelang Rakernas IV, LSM Trinusa Lampung Turun Langsung Bagikan Bansos kepada Warga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Estafet Kepemimpinan Bergulir, M. Ardhiansyah Resmi Pimpin Dinas Kominfotiksan Pesawaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Proyek SPAM Mojolagres Rp9,9 Miliar Disorot: Dugaan Pelanggaran K3 Kembali Terjadi, Komitmen Perbaikan Dipertanyakan

Berita Terbaru