BGN Hentikan Sementara Dapur SPPG Karangturi Semarang Pasca 707 Orang Terdampak Dugaan Keracunan MBG

- Penulis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
SEMARANG — Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara seluruh operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi, Kota Semarang. Keputusan ini diambil menyusul terjadinya dugaan keracunan makanan yang menimpa sebanyak 707 siswa beserta tenaga pendidik di SMKN 6 Semarang.

Sebagian besar korban mengeluhkan gejala serupa tak lama setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), antara lain rasa mual, muntah, diare, hingga badan terasa lemas. Hingga saat ini, kondisi mayoritas siswa dan guru dilaporkan mulai membaik dan berangsur pulih.

Keputusan penangguhan operasional ditegaskan BGN sebagai langkah utama mengutamakan keselamatan serta keamanan seluruh penerima manfaat program. “Kita tidak akan membuka kembali operasional dapur ini sampai seluruh hasil pemeriksaan tuntas dan dinyatakan aman sepenuhnya,” ujar pihak BGN.

Tim gabungan yang terdiri dari unsur BGN, Dinas Kesehatan, Kepolisian, hingga TNI kini tengah melakukan penyelidikan menyeluruh ke seluruh alur proses. Penelusuran dimulai dari tahap penerimaan bahan baku, tata cara pengolahan, kebersihan tempat kerja, penyimpanan, hingga mekanisme pendistribusian makanan ke lokasi.

Pihak pengelola dapur sebelumnya mengklaim telah menerapkan prosedur penyimpanan sesuai standar dan seluruh menu sempat diperiksa ahli gizi sebelum dikirimkan. Meski demikian, penyebab pasti yang memicu kejadian ini masih menunggu hasil laboratorium dan kesimpulan investigasi gabungan.

Menurut kalian, apakah pengawasan Program MBG harus diperketat dengan pemeriksaan rutin di setiap dapur penyedia layanan?

MULYOKO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Garut Tingkatkan Pengawasan Tempat Hiburan Malam, Dua Orang Terindikasi Gunakan Narkoba dan Puluhan Miras Berhasil Diamankan
RATUSAN WARGA TKI PADATI “FUN WALK FESTIVAL HAPPY FAMILY TIME” GRIYA YOGYA, POLSEK MARGAASIH PASTIKAN KEGIATAN BERJALAN AMAN DAN CERIA
GAUNGKAN PATROLI MALAM, POLSEK MARGAASIH PASTIKAN WILAYAH TETAP AMAN DAN NYAMAN
Aksi Cepat Kemanusiaan: Lendeng Chapter Barat & Lendeng Fast Rescue Bergerak Langsung Serahkan Bantuan Sembako bagi Korban Kebakaran Kampung Adat Cisolok
‎Pembangunan Jembatan Aramco Masuki Tahap Pengecoran, Sinergi TNI dan Masyarakat Tampak Nyata
‎Kapolres Aceh Singkil Ajak Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih Serentak Sepanjang Agustus 2026 ‎
BENIH HIDUP! HASIL KEPEDULIAN MAYOR ASEP ANDRI SUSANTO MULAI TERLIHAT DI SUNGAI BANJARAN.
Dinilai Ada Indikasi Kecurangan Anggaran Media, DPP JMI Resmi Daftarkan Sengketa KIP Lawan Kominfo Metro ke KI Lampung
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Polres Garut Tingkatkan Pengawasan Tempat Hiburan Malam, Dua Orang Terindikasi Gunakan Narkoba dan Puluhan Miras Berhasil Diamankan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:24 WIB

BGN Hentikan Sementara Dapur SPPG Karangturi Semarang Pasca 707 Orang Terdampak Dugaan Keracunan MBG

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:24 WIB

RATUSAN WARGA TKI PADATI “FUN WALK FESTIVAL HAPPY FAMILY TIME” GRIYA YOGYA, POLSEK MARGAASIH PASTIKAN KEGIATAN BERJALAN AMAN DAN CERIA

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:14 WIB

Aksi Cepat Kemanusiaan: Lendeng Chapter Barat & Lendeng Fast Rescue Bergerak Langsung Serahkan Bantuan Sembako bagi Korban Kebakaran Kampung Adat Cisolok

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:27 WIB

‎Pembangunan Jembatan Aramco Masuki Tahap Pengecoran, Sinergi TNI dan Masyarakat Tampak Nyata

Berita Terbaru