Mengoptimalkan Energi dan Fokus dengan Ketofastosis

- Penulis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Bandung 18 Juli 2026 Pola makan Ketofastosis merupakan gabungan antara diet Ketogenik (rendah karbohidrat, tinggi lemak) dan Intermittent Fasting (puasa intermiten). Tujuan utamanya adalah memaksa tubuh untuk berpindah dari pembakaran glukosa (gula) menjadi pembakaran lemak sebagai sumber energi utama, sebuah kondisi yang disebut ketosis.
​Berikut adalah rincian utama mengenai pola makan ini:

​1. Prinsip Dasar
​Ketogenik: Mengurangi asupan karbohidrat secara drastis (biasanya di bawah 20-50 gram per hari) agar tubuh tidak memiliki cukup gula untuk dijadikan energi, sehingga hati mulai memecah lemak menjadi keton.
​Fastosis (Fasting): Mengatur jendela makan untuk memberikan waktu bagi tubuh beristirahat dari proses pencernaan, sehingga kadar insulin turun dan tubuh lebih efektif membakar cadangan lemak.

​2. Apa yang Dikonsumsi (Makanan)
​Fokus utamanya adalah pada lemak sehat dan protein, dengan membatasi total karbohidrat:
​Lemak Sehat: Minyak kelapa (VCO), minyak zaitun, alpukat, mentega, atau santan.
​Protein: Daging sapi, ayam, ikan, telur, dan makanan laut.
​Sayuran Rendah Karbohidrat: Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, kembang kol, dan timun.
​Hindari: Gula, tepung-tepungan (nasi, mie, roti), gorengan dengan tepung, buah yang terlalu manis, dan minuman manis.

​3. Pola Puasa (Intermittent Fasting)
​Dalam ketofastosis, jendela makan sangat krusial. Beberapa metode yang umum digunakan:
​16/8: Puasa 16 jam, jendela makan 8 jam.
​18/6: Puasa 18 jam, jendela makan 6 jam.
​OMAD (One Meal A Day): Hanya makan satu kali sehari (biasanya untuk tingkat yang lebih lanjut).

​4. Hal Penting untuk Diperhatikan
​Adaptasi (Keto Flu): Di awal masa transisi, tubuh mungkin mengalami gejala seperti pusing, lemas, atau mual. Ini biasanya karena tubuh sedang menyesuaikan diri dengan sistem energi baru dan kehilangan elektrolit.
​Elektrolit: Sangat penting untuk menjaga asupan garam (natrium), magnesium, dan kalium agar tubuh tidak cepat lemas.
​Hidrasi: Minum air putih dalam jumlah yang cukup sangat disarankan.

​Catatan Penting:

Pola makan ini bersifat drastis dan mungkin tidak cocok bagi semua orang. Sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti masalah ginjal, diabetes yang sedang menggunakan insulin, atau masalah lambung.KetofastosisBandung #HidupSehat #KetoIndonesia #BandungSehat #SabtuProduktif. BOB HARIAWAN. KABIRO KOTA BANDUNG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru