JEMBATAN SUNGAI KELAMPIN RUSAK PARAH

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Jadi Pengingat: Pemimpin Harus Jaga Warisan Pembangunan Desa

SILAT HULU, KAPUAS HULU – 20 Juni 2026 – Kondisi Jembatan Sungai Kelampin yang menghubungkan Desa Landau Badai dan Desa Nanga Lungu, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, kini memprihatinkan. Infrastruktur yang dibangun sejak tahun 2012 ini mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari badan jalan yang berlubang hingga bagian struktur yang mulai menurun, sehingga mengancam keselamatan warga yang melintas.

Dibangun pada masa kepemimpinan Kepala Desa Nanga Lungu saat itu, Abang Sahjoni, jembatan ini telah menjadi urat nadi transportasi selama lebih dari satu dekade. Ribuan warga menggunakannya setiap hari untuk mengangkut hasil pertanian, berangkat sekolah, berobat, hingga menjalankan berbagai kegiatan ekonomi dan sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun seiring berjalannya waktu, perawatan yang kurang maksimal membuat kondisinya semakin memburuk. Lubang-lubang besar dan permukaan yang tidak rata menjadi risiko nyata bagi pengendara dan pejalan kaki. Masyarakat khawatir jika dibiarkan, kerusakan akan meluas dan memutus akses penghubung antar dua desa tersebut.

Pesan Penting bagi Para Pemimpin
Kondisi ini menjadi pengingat mendalam bagi seluruh pemimpin, khususnya para penerus kepemimpinan desa. Pembangunan yang dilakukan pendahulu bukan sekadar proyek yang selesai dibangun, melainkan warisan berharga yang harus dijaga, dirawat, dan terus dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama.

Baca Juga:  Kursi Kekuasaan Butuh Kerendahan Hati

Masyarakat tetap mengapresiasi langkah Abang Sahjoni yang telah meletakkan dasar pembangunan ini. Kini harapan tertuju pada para pemimpin berikutnya untuk melanjutkan semangat yang sama. “Pergantian jabatan itu wajar, tapi komitmen melayani tidak boleh berubah. Pemimpin tidak hanya dihargai karena membangun yang baru, tapi juga karena mampu merawat apa yang sudah ada,” ungkap warga.

Mereka berharap ada sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten untuk segera mencari solusi dan melakukan perbaikan. Jembatan ini bukan milik satu periode kepemimpinan, melainkan aset bersama yang mendukung kehidupan warga lintas generasi.

Melalui kondisi ini, masyarakat menyampaikan pesan sederhana namun bermakna: Bangunlah yang belum ada, rawatlah yang sudah ada. Karena pemimpin yang baik adalah yang memastikan warisan pembangunan tetap bermanfaat selamanya.

Reporter: Deddy
Lokasi: Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUMAH MILIK IBU IDA di Desa Cinengah Ludes Terbakar Tidak Ada Korban Jiwa
GEMPUR PEREDARAN MIRAS, POLSEK MARGAASIH SITA 35 BOTOL DI DUA TITIK
OTORITER! KADISHUB KUNINGAN MOCHAMAD NURDIJANTO, SH DIDUGA MUTASI SEPIHAK STAF 30 TAHUN PENGABDIAN*.
KOPDARGAB ROAD TO JURAGAN MOTOFEST VOL.
Ketua KONI Resmi Buka Kejuaraan Yosilat, Dorong Lahirnya Bibit Atlet Pencak Silat Berprestasi
LENDENG FAST RESCUE HARMONISKAN AKSI KEMANUSIAAN DAN LINGKUNGAN DI KONSERVASI FAIR 2026
Polda Jabar Ungkap 352 Kasus Kejahatan Jalanan, Musnahkan 25 Ribu Miras dan 9.124 Knalpot Non-Standar
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:46 WIB

RUMAH MILIK IBU IDA di Desa Cinengah Ludes Terbakar Tidak Ada Korban Jiwa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:44 WIB

OTORITER! KADISHUB KUNINGAN MOCHAMAD NURDIJANTO, SH DIDUGA MUTASI SEPIHAK STAF 30 TAHUN PENGABDIAN*.

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:42 WIB

KOPDARGAB ROAD TO JURAGAN MOTOFEST VOL.

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Ketua KONI Resmi Buka Kejuaraan Yosilat, Dorong Lahirnya Bibit Atlet Pencak Silat Berprestasi

Berita Terbaru