Kasus Pembunuhan di Warung Remang remang Ahir nya Ter ungkap Pelakunya

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subang Kompas1.id

Kasus pembunuhan tragis di warung remang-remang Jalur Pantura, Patokbeusi, Subang, terus menyita perhatian publik. Kali ini, sorotan tertuju pada sosok pelaku berinisial AR (45) yang ternyata bukan orang asing bagi korban.

AR diketahui merupakan mantan sopir yang kerap datang ke warung milik Ani Anggraeni (47). Karena sering berinteraksi, korban bahkan memberi kepercayaan dengan mempekerjakannya sebagai petugas kebersihan di tempat usahanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun siapa sangka, kedekatan itu justru menjadi awal petaka.

Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono mengungkapkan, pelaku diam-diam menaruh perasaan kepada korban. Perasaan tersebut berubah menjadi obsesi yang berujung pada tindakan brutal.

Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Sabtu (21/3/2026) pagi. Saat korban berada di dalam warung, pelaku datang dan mengajak korban berhubungan badan. Penolakan dari korban diduga memicu emosi pelaku hingga melakukan penganiayaan.

Baca Juga:  Buronan Polisi Ardi Belahau Z Kabur Saat Digerebek, Diduga Hendak Kirim Barang Haram ke Melawi

Korban dipukul dengan benda tumpul hingga tak sadarkan diri. Dalam kondisi tidak berdaya, pelaku kemudian melakukan tindakan bejat sebelum melarikan diri.

Tak hanya menghilangkan nyawa korban, AR juga membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban seperti uang, jam tangan, handphone, hingga sepeda motor.

Penangkapan pelaku di Tajurhalang, Bogor, akhirnya mengungkap fakta mengejutkan: pelaku masih menyimpan dompet korban lengkap dengan identitasnya.

Kini, AR harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. Ia dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman berat.

Kasus ini menjadi bukti bahwa kepercayaan yang salah tempat bisa berujung fatal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Garut Amankan Satu Tersangka Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Cibalong
10 HARI MENJABAT KAPOLRES CIMAHI.AKBP MOH FARUK ROZI UNGKAP PULUHAN KASUS DAN SITA RATUSAN RIBU BUTIR OKT DAN MIRAS
Temuan 995 Senjata di Ruangan Eks Ketua Yayasan, Kuasa Hukum Minta Polisi Usut Tuntas
Polres Garut Ungkap Peredaran Obat Keras Terbatas Ilegal, Ratusan Butir dan Dua Orang Berhasil Diamankan
Polres Garut Ungkap Kasus Penganiayaan Berat yang Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia
Komplotan Curanmor Asal Lampung Ditangkap di Sumedang, Disertai Senjata Revolver
Banteng Garut Mulai Mengamuk! PDIP Bidik Hingga 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029
Pilot Malaysia Ditangkap di Soetta Terkait Penyelundupan 25 Kg Ekstasi, Jalur Khusus Kru Penerbangan Jadi Sorotan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:38 WIB

Polres Garut Amankan Satu Tersangka Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Cibalong

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:34 WIB

10 HARI MENJABAT KAPOLRES CIMAHI.AKBP MOH FARUK ROZI UNGKAP PULUHAN KASUS DAN SITA RATUSAN RIBU BUTIR OKT DAN MIRAS

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:40 WIB

Temuan 995 Senjata di Ruangan Eks Ketua Yayasan, Kuasa Hukum Minta Polisi Usut Tuntas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Polres Garut Ungkap Peredaran Obat Keras Terbatas Ilegal, Ratusan Butir dan Dua Orang Berhasil Diamankan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Polres Garut Ungkap Kasus Penganiayaan Berat yang Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia

Berita Terbaru