Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

- Penulis

Minggu, 27 September 2026 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas.id
SUBULUSSALAM — Kehadiran empat orang yang mengaku sebagai wartawan Trans TV dari Medan memicu kegelisahan di kalangan kepala sekolah penerima program revitalisasi bangunan di wilayah Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam. Keempat orang tersebut bergerombol mendatangi sejumlah sekolah Di Desa semolap yang diketahui mendapat alokasi dana revitalisasi, kehadirannya dinilai mencurigakan dan tidak dikenal oleh insan pers setempat.

Beberapa kepala sekolah yang dikunjungi menyampaikan kekhawatirannya, mengingat keempat orang tersebut tidak dikenal di lingkungan jurnalisme Kota Subulussalam.

“Saya kenal semua rekan wartawan yang bertugas di Subulussalam, namun yang datang ini satupun tidak saya kenal. Rekan-rekan pers yang saya tanyakan juga tidak ada yang mengenal mereka,” ungkap salah satu penerima dana revitalisasi, Sabtu (26/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya juga mempertanyakan logika kehadiran media nasional ke daerah tersebut secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan resmi.

Baca Juga:  *Jalin Silaturahmi, Panitia Reuni Akbar Lintas Angkatan 1975–2020 Temui Pihak SMPN 1 Karangpawitan*

“Trans TV itu media nasional, tidak mungkin secara tiba-tiba mendatangi daerah terpencil seperti kami ini tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Hal ini terasa tidak wajar dan mencurigakan,” tambahnya.

Kepada seluruh rekan penerima bantuan revitalisasi, pihaknya mengimbau agar berhati-hati dan tidak meladeni permintaan atau tindakan yang tidak lazim dari oknum-oknum tersebut.

“Kami imbau agar berhati-hati, jangan mudah meladeni mereka. Bila perlu, segera laporkan kepada aparat penegak hukum agar tidak merugikan pihak sekolah maupun proses pelaksanaan pekerjaan yang sedang berjalan,” tegasnya.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Trans TV maupun kepolisian terkait keberadaan oknum-oknum tersebut di wilayah Subulussalam. Masyarakat dan pihak sekolah diharapkan tetap waspada dan memverifikasi identitas siapa pun yang mengaku sebagai awak media sebelum memberikan informasi atau menerima kunjungan.

Reporter/ramona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasien Sesak Parah Dipaksa Sewa Ambulans Luar, Ada Apa dengan RSKK Parakanmuncang ?
POLRES PURWOREJO TANGGAPI KEKERINGAN: BANTUAN AIR BERSIH MENGALIR KE DUSUN WONOSARI
Cara Bedain Bos yang Jenius dan Bos yang
Pemotongan PIP di MTs/MA Hidayatul Ula Di Kecamatan Cipanas “Di duga Masuk Gatagori Pungli, APH Diminta Segera Turun “
Singkil Didesak Tak ‘Pekak’ Atas Instruksi Gubernur dan Jeritan Warga Soal HGU Perkebunan
Mantapkan Personel Jelang Operasi Sikat Musi I 2026, Polres Ogan Ilir Gelar Latpraops
Usai Apel Pagi, HP Seluruh Anggota Sat Intelkam Polres Pekalongan Digeledah Propam!
Darurat Korupsi dan Krisis Moral Pejabat, Gerakan “Petisi 26” Tuntut Reformasi Total di Kabupaten Bogor.
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 23:49 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 04:36 WIB

Pasien Sesak Parah Dipaksa Sewa Ambulans Luar, Ada Apa dengan RSKK Parakanmuncang ?

Sabtu, 26 September 2026 - 04:31 WIB

POLRES PURWOREJO TANGGAPI KEKERINGAN: BANTUAN AIR BERSIH MENGALIR KE DUSUN WONOSARI

Sabtu, 26 September 2026 - 04:25 WIB

Cara Bedain Bos yang Jenius dan Bos yang

Jumat, 25 September 2026 - 05:41 WIB

Pemotongan PIP di MTs/MA Hidayatul Ula Di Kecamatan Cipanas “Di duga Masuk Gatagori Pungli, APH Diminta Segera Turun “

Berita Terbaru