Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

- Penulis

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM — KOMPAS1.id || Kehadiran empat orang yang mengaku sebagai wartawan Trans TV dari Medan memicu kegelisahan di kalangan kepala sekolah penerima program revitalisasi bangunan di wilayah Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam. Keempat orang tersebut bergerombol mendatangi sejumlah sekolah Di Desa semolap yang diketahui mendapat alokasi dana revitalisasi, kehadirannya dinilai mencurigakan dan tidak dikenal oleh insan pers setempat.

Beberapa kepala sekolah yang dikunjungi menyampaikan kekhawatirannya, mengingat keempat orang tersebut tidak dikenal di lingkungan jurnalisme Kota Subulussalam.

“Saya kenal semua rekan wartawan yang bertugas di Subulussalam, namun yang datang ini satupun tidak saya kenal. Rekan-rekan pers yang saya tanyakan juga tidak ada yang mengenal mereka,” ungkap salah satu penerima dana revitalisasi, Sabtu (26/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya juga mempertanyakan logika kehadiran media nasional ke daerah tersebut secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan resmi.

Baca Juga:  PERADI RAYA Umumkan Libur Nasional Nyepi dan Idul Fitri 1447 H

“Trans TV itu media nasional, tidak mungkin secara tiba-tiba mendatangi daerah terpencil seperti kami ini tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Hal ini terasa tidak wajar dan mencurigakan,” tambahnya.

Kepada seluruh rekan penerima bantuan revitalisasi, pihaknya mengimbau agar berhati-hati dan tidak meladeni permintaan atau tindakan yang tidak lazim dari oknum-oknum tersebut.

“Kami imbau agar berhati-hati, jangan mudah meladeni mereka. Bila perlu, segera laporkan kepada aparat penegak hukum agar tidak merugikan pihak sekolah maupun proses pelaksanaan pekerjaan yang sedang berjalan,” tegasnya.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Trans TV maupun kepolisian terkait keberadaan oknum-oknum tersebut di wilayah Subulussalam. Masyarakat dan pihak sekolah diharapkan tetap waspada dan memverifikasi identitas siapa pun yang mengaku sebagai awak media sebelum memberikan informasi atau menerima kunjungan.

Reporter/Ramona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Bung Karno dan Maestro Seni Indonesia Tutup Usia
MEDIA KOMPAS1 ID MERAYAKAN ULANG TAHUN KEDUA, TEKAD TETAP HADIRKAN BERITA INDEPENDEN DAN TERPERCAYA
Kodim Purworejo Buka Open Turnamen Voli Dandim Cup I, Semarakkan HUT TNI ke-81 dengan Semangat Sportivitas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Sabtu, 26 September 2026 - 07:33 WIB

Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas

Berita Terbaru

Berita

Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas

Sabtu, 26 Sep 2026 - 07:33 WIB