PGIW Jawa Barat Gelar Sidang, Pertanggungjawabkan Pelaksanaan Program Kerja 2025, Sahkan Rencana Kerja 2026.

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Persekutuan Gereja Geraja Indonesia Wilayah ( PGIW ) Jabar melaksanakan sidang Majelis Pekerja Lengkap. Persidangan dengan puan dan tuan rumah PGIS Kabupaten Bandung bertujuan untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan program kerja tahun 2025 dan mengesahkan rencana kerja tahun 2026. Bertempat di Sutan Raja Hotel & Convention Centre, Soreang ( 13-14 Februari 2026 ).

Persidangan dihadiri oleh 49 utusan dari 66 gereja anggota PGIW, 14 utusan PGIS, BP POUK dan seluruh MPH, MP, BPP PGIW Jabar bersama Komisi-komisi di lingkungan PGIW Jabar, komisi : Anak Remaja, Pemuda, Perempuan, Media Informasi, Litbang, Pendidikan, Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LHPB), Hukum dan Ham, Desk Kebebasan Berkeyakinan dan Beragama, Desk Gereja Ramah anak dan Desk Pemberdayaan Ekonomi Gereja serta Tim bina Materi PGIW Jabar.

Beberapa undangan yang hadir adalah perwakilan DPD PIKI, PWKI, GMKI, GAMKI, PGPK, MPK, beberapa Majelis Sinode di kota Bandung. Tema Sidang MPL PGIW Jabar 2026 adalah: ” Hiduplah Sebagai Terang yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan dan Kebenaran ” (Efesus 5:9) dan sub tema: ” Mewujudkan Ecclesia Domestica yang Memulihkan Kehidupan Bangsa dan Merawat Ciptaan”.
Persidangan dibuka oleh Ketua Umum PGIW Jabar Pdt. Em. Paulus Wijono, S.Th, MM, bersama Sekretaris Umum PGI Pdt. Darwin Darmawan, M.Si, Ketua PGIS Kabupaten Bandung, Ketua panitia, dan unsur Muspida Kabupaten Bandung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan tersebut, Pdt. Darwin Darmawan memberikan landasan teologis, spiritual, dan pastoral yang kontekstual, untuk memperdalam pergumulan dan arah Sidang MPL. Beliau menyampaikan, “Persoalan kebangsaan, ekologi, dan pendidikan, serta kemajuan artificial intelligence atau kecerdasan buatan menjadi peluang sekaligus tantangan yang tidaklah mudah. Dari sudut yang kompleks ini, Ecclesia Domestica, pengakuan eklesiologis bahwa “keluarga adalah gereja” tidak dapat lagi dipahami secara sentimental pada kamuflase- kamuflase kesalehan rohani. Sebaliknya, ia harus menerobos tembok-tembok kelaziman, menciptakan ruang spiritualitas iman yang baru di mana kerapuhan manusia berjumpa dan dikejutkan oleh rahmat Allah Trinitas yang hadir menyelamatkan keluarga.

Baca Juga:  KAPOLSEK MARGAASIH POLRES CIMAHI TETAP ANTISIPASI BALAPAN LIAR DI GATE TOL SOROJA TKI

Dari sudut inilah Allah yang merapuh bersama-sama dengan kerapuhan manusia menjadi keniscayaan. Ia harus mewujud dalam bentuk kesediaan untuk berpartisipasi ke dalam panggilan dan misi Allah Trinitas yang mewujud bukan hanya melalui nyali ataupun imajinasi profetis, tetapi menubuh dalam reksa pastoral yang holistik, yang menuntut pendampingan, pemulihan, dan rekonsiliasi.”

Lebih lanjut disampaikan bahwa, “Sidang MPL tidak boleh dipahami hanya sebagai forum administratif tahunan, melainkan “ritme ziarah” di mana PGI dan Gereja-gereja anggota mengevaluasi dan menetapkan program dan kegiatan tahunan, menajamkan kepekaan membaca “tanda-tanda zaman”, serta berupaya merumuskan pola-pola kehadiran yang tangguh dan relevan.”
Dalam proses persidangan, laporan program kerja dan keuangan PGIW Jabar disampaikan dalam sesi pleno. Setelah itu dilanjutkan dalam diskusi kelompok-kelompok yang membahas: laporan program kerja dan keuangan 2025; rancangan program kerja dan anggaran 2026; bidang kredensi yang membahas keabsahan kepesertaan seluruh anggota persidangan, kelengkapan adminstrasi calon anggota PGIW Jabar, serta mengusulkan puan dan tuan rumah MPL PGIW Jabar 2027; kelompok pesan sidang yang membahas pesan persidangan MPL PGIW Jabar 2026.
Oleh anugerah Kristus, sidang MPL PGIW Jabar 2026 dapat berjalan dengan baik. Persidangan dapat menerima laporan kerja dan keuangan tahun 2025 serta mengesahkan berbagai program dan anggaran tahun 2026. Beberapa keputusan penting dalam persidangan adalah:
Menyambut Gereja Kasih Setia Indonesia (GKSI) anggota PGI no. 64, Gereja Kristen Setia Indonesia Sabas (GKSI) anggota PGI no.105 dan, serta Gereja Allah Peduli Indonesia (GAPI), menjadi anggota PGI no. 100 menjadi anggota PGIW Jabar.
Meneguhkan PAW MP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantah Isu Lingkungan, SPPG Wonosegoro Justru Jadi Motor Ekonomi Warga Boyolali.
‎Lumpuhnya Fasilitas Publik di Lae Butar: Warga Mengeluh, Jalan Rusak dan Sampah Dibiarkan Mangkrak
Dedeh Yuningsih Hadiri Rakor PAUD, Tegaskan Komitmen Dukung Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
Ini Jadwal Dokter Spesialis RSUD Aceh Singkil 4 Agustus 2026 ‎
DIDUGA TERJADI KECURANGAN PENJUALAN LPG 3 KG BERSUBSIDI DI DESA SUNGAI SENA, KECAMATAN SILAT HILIR
Pendapatan Parkir Semester I Menguat, Titik Parkir Baru Dongkrak Optimisme PAD 2026
DIDAMPINGI BHABINKAMTIBMAS, WARGA RW 06 MEKARRAHAYU SUKSES GELAR PEMILIHAN KETUA RW BARU PERIODE 2026-2031
YOGYA GRUP GRIYA TKI SUKSES LAKSNAKAN ACARA” WALK FESTIVAL HAPPY FAMILY TIME”
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Bantah Isu Lingkungan, SPPG Wonosegoro Justru Jadi Motor Ekonomi Warga Boyolali.

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:39 WIB

‎Lumpuhnya Fasilitas Publik di Lae Butar: Warga Mengeluh, Jalan Rusak dan Sampah Dibiarkan Mangkrak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Dedeh Yuningsih Hadiri Rakor PAUD, Tegaskan Komitmen Dukung Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

Selasa, 4 Agustus 2026 - 01:54 WIB

Ini Jadwal Dokter Spesialis RSUD Aceh Singkil 4 Agustus 2026 ‎

Senin, 3 Agustus 2026 - 04:33 WIB

DIDUGA TERJADI KECURANGAN PENJUALAN LPG 3 KG BERSUBSIDI DI DESA SUNGAI SENA, KECAMATAN SILAT HILIR

Berita Terbaru