KOMPAS1.ID
*SUBULUSSALAM* — Menjadi kado istimewa pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Kota Subulussalam yang jatuh pada hari ini, Senin (14/9/2026), Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam bersama jajaran Pemerintah Provinsi Aceh melakukan peninjauan lapangan ke lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang ketiga di aceh.
Peninjauan ini turut didampingi langsung oleh Staf Ahli Gubernur Aceh, Husnan, yang juga merupakan mantan Kepala Bappeda Aceh, serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh, Budi. Sementara itu, dari unsur Pemerintah Kota Subulussalam, hadir mendampingi Asisten II Setdako Subulussalam, Kepala Dinas Sosial Kota Subulussalam, beserta sejumlah unsur terkait lainnya.
Agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah meninjau secara langsung kelayakan lahan yang secara spesifik berlokasi di area belakang Markas Komando Distrik Militer (Makodim) Subulussalam. Lahan strategis ini rencananya akan dihibahkan oleh Pemko Subulussalam kepada Pemerintah Provinsi Aceh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui skema hibah tersebut, Pemerintah Provinsi Aceh akan mengambil alih tanggung jawab penuh atas pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di lokasi ini. Pembangunan fasilitas pendidikan ini dinilai sangat krusial dan strategis, mengingat posisinya yang berada di wilayah perbatasan langsung antara Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara.
Kehadiran Sekolah Rakyat (SR) ketiga di aceh ini diharapkan dapat menjadi simbol pemerataan akses pendidikan dan kesejahteraan sosial di kawasan perbatasan. Langkah sinergis antara Pemko Subulussalam dan Pemprov Aceh pada momentum hari jadi kota ini sekaligus menegaskan komitmen nyata pemerintah dalam menghadirkan pelayanan dasar yang berkualitas bagi masyarakat di pintu gerbang ujung selatan Aceh.
Proses administrasi dan persiapan teknis terkait hibah lahan serta rancangan pembangunan diharapkan dapat segera diselesaikan, sehingga peletakan batu pertama dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat.









