PENYALURAN BLTD DESA BANGUN SARI DIPERTANYAKAN, TANPA PENDAMPINGAN DAN DOKUMENTASI RESMI

- Penulis

Minggu, 6 September 2026 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas, 1 i,d
SUBULUSSALAM, 6 September 2026 — Proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai Desa (BLTD) di Desa Bangun Sari, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam, kini menjadi sorotan dan dipertanyakan oleh masyarakat. Pasalnya, penyaluran bantuan yang bersumber dari Dana Desa tersebut diduga tidak mengikuti prosedur yang lazim dilakukan selama ini, serta memicu dugaan keterkaitan dengan proses politik Pilkades.

Berdasarkan informasi dan foto dokumentasi yang diterima media Kompas1.id Subulussalam, penyaluran BLTD kali ini tidak didampingi oleh pihak terkait seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun perwakilan dari Pemerintah Kecamatan Longkib. Meski secara aturan tidak mewajibkan kehadiran pendampingan dari kecamatan, namun mengingat bantuan tersebut adalah uang pemerintah yang dianggarkan dari Dana Desa, warga menilai seharusnya tetap ada transparansi dan pengamanan agar tidak menimbulkan kecurigaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lokasi penyaluran pun tidak dilakukan di tempat yang seharusnya difasilitasi desa, seperti Kantor Desa atau Aula Desa — sebagaimana yang dilakukan pada penyaluran bantuan-bantuan sebelumnya. Hal ini berbeda dengan penyaluran yang selama ini berlangsung secara terbuka dan dapat disaksikan oleh warga.

Baca Juga:  KPK Periksa Eks Wabup Hingga Pejabat RSUD, Kasus Korupsi Fadia Arafiq Makin Melebar!

Dari foto dokumentasi yang diterima, tidak terlihat adanya spanduk, papan informasi, maupun tulisan apapun yang menjelaskan bahwa kegiatan tersebut adalah penyaluran BLTD. Hal ini semakin memicu kecurigaan warga bahwa penyaluran bantuan tersebut kemungkinan besar dimanfaatkan untuk kepentingan salah satu kandidat dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bangun Sari yang baru saja berlangsung.

“Tidak ada spanduk, tidak ada keterangan jelas, tidak ada pendampingan dari pihak kecamatan maupun muspika. Padahal ini uang negara, Dana Desa. Wajar jika kami curiga,jika ini dilakukan untuk cawe-cawe salah satu untuk kandidat meraih suara,” ungkap salah satu warga bangun sari, yang juga tokoh masyarakat.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari Penjabat Kepala Desa Bangun Sari maupun pihak terkait mengenai ketidakwajaran penyaluran BLTD tersebut. Masyarakat berharap pihak berwenang, termasuk Inspektorat dan Dinas terkait, dapat menelusuri dan memberikan klarifikasi agar tidak muncul persepsi negatif terhadap pengelolaan keuangan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semerawut Pengelolaan Dana Desa Bangun Sari, BLTD Diduga Disalahgunakan untuk Kepentingan Pilkades
Pemkab Tekankan Nilai Spiritual ASN Lewat Siraman Rohani Rutin
COMEBACK DRAMATIS! Tarogong Kaler Tumbangkan Cilawu 17–15 di Set Penentuan Semifinal Liga Desa Bola Voli Piala Bupati Garut 2026
Laporan Warga Masuk Lewat Call Center 110, Polisi Gerak Cepat Evakuasi Korban Kecelakaan di Karanganyar
Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau: Pemprov Jawa Barat Terbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan
‎AMPAS Desak Bupati Aceh Singkil Copot Plt Kepala Dinas Sosial: Jangan Biarkan Persoalan Masyarakat Terus Berlarut Tanpa Ada Solusi
APH Harus Audit Anggaran Sewa Mobil,DPC GNPK OI angkat Bicara
Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Kewaspadaan Dampak Kesehatan Erupsi Gunung Anak Krakatau.
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:52 WIB

Semerawut Pengelolaan Dana Desa Bangun Sari, BLTD Diduga Disalahgunakan untuk Kepentingan Pilkades

Senin, 7 September 2026 - 05:59 WIB

Pemkab Tekankan Nilai Spiritual ASN Lewat Siraman Rohani Rutin

Senin, 7 September 2026 - 05:55 WIB

COMEBACK DRAMATIS! Tarogong Kaler Tumbangkan Cilawu 17–15 di Set Penentuan Semifinal Liga Desa Bola Voli Piala Bupati Garut 2026

Senin, 7 September 2026 - 04:30 WIB

Laporan Warga Masuk Lewat Call Center 110, Polisi Gerak Cepat Evakuasi Korban Kecelakaan di Karanganyar

Senin, 7 September 2026 - 03:14 WIB

Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau: Pemprov Jawa Barat Terbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan

Berita Terbaru