COMEBACK DRAMATIS! Tarogong Kaler Tumbangkan Cilawu 17–15 di Set Penentuan Semifinal Liga Desa Bola Voli Piala Bupati Garut 2026

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 05:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT — kompas1.id
Pertandingan penuh ketegangan dan emosi mewarnai babak semifinal Liga Desa Bola Voli Indoor “Piala Bupati Garut 2026”, Senin (7/9/2026). Tim bola voli putri Tarogong Kaler sukses membuktikan mental juara sejati setelah bangkit dari ketertinggalan dan menundukkan Cilawu melalui laga yang berlangsung hingga set penentuan dengan skor menegangkan 17–15.

Laga Sengit, Tarogong Kaler Bangkit dari Ketertinggalan

Pertandingan berjalan sangat ketat sejak awal. Tarogong Kaler sempat tertinggal dengan skor 2–1 dalam hitungan set. Namun semangat pantang menyerah tak luntur. Para pemain terus berjuang, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2–2, dan memaksa pertandingan masuk ke set kelima yang menjadi penentu kemenangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Drama memuncak di set penentuan! Kedua tim saling kejar poin hingga angka 15–15. Tarogong Kaler akhirnya mampu menutup pertandingan dengan dua poin berturut-turut, mengunci kemenangan dengan skor 17–15 atas Cilawu. Comeback luar biasa sekaligus memastikan langkah ke babak berikutnya!

Asisten Pelatih Sorot Kejanggalan di Lapangan

Di balik kemenangan manis, pertandingan juga diwarnai sejumlah insiden yang menjadi sorotan. Ayi, selaku asisten pelatih Tarogong Kaler, menyampaikan adanya hal-hal yang perlu menjadi perhatian panitia dan perangkat pertandingan.

“Saya berharap panitia serta wasit bisa lebih profesional dalam menjalankan tugasnya,” ujar Ayi kepada awak media.

Baca Juga:  Dukung Program KDM Kemenag Subang Siap Hadirkan Maung Jawa Barat Di Madrasah

Ia menyoroti keputusan wasit pada momen taslen yang sempat memicu ketegangan, serta dugaan pelanggaran double yang dilakukan pemain Cilawu. Menurutnya, profesionalisme perangkat pertandingan sangat penting agar setiap laga berlangsung adil, kondusif, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Pemain Sorot Jadwal yang Kurang Adil

Sementara itu, Salsa Dhea Na Putri, salah satu pemain Tarogong Kaler, juga menyampaikan aspirasinya terkait penjadwalan pertandingan. Ia menilai timnya beberapa kali mendapatkan jadwal pada jam pertama, yang dinilai kurang menguntungkan dari sisi kondisi fisik.

“Kebetulan tim Tarogong Kaler mendapatkan jadwal selalu di jam pertama. Saya berharap panitia lebih bijaksana dan mempertimbangkan kondisi serta stamina pemain. Kalau terus-menerus bermain di jadwal pertama, pemain bisa menjadi kurang fit dan staminanya menurun,” ungkap Salsa.

Lebih dari Sekadar Kemenangan

Pertandingan ini sekaligus menjadi bukti bahwa Liga Desa Piala Bupati Garut 2026 bukan sekadar perebutan kemenangan, tetapi juga panggung sportivitas, mental juara, dan semangat persaudaraan antardesa.

Tertinggal bukan berarti kalah. Tarogong Kaler membuktikannya: bangkit, samakan kedudukan, lalu tumbangkan Cilawu 17–15 di set penentuan!

Dari Desa untuk Garut yang lebih hebat!

Penulis: Ridickpuad
Sumber: Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semerawut Pengelolaan Dana Desa Bangun Sari, BLTD Diduga Disalahgunakan untuk Kepentingan Pilkades
Pemkab Tekankan Nilai Spiritual ASN Lewat Siraman Rohani Rutin
Laporan Warga Masuk Lewat Call Center 110, Polisi Gerak Cepat Evakuasi Korban Kecelakaan di Karanganyar
Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau: Pemprov Jawa Barat Terbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan
‎AMPAS Desak Bupati Aceh Singkil Copot Plt Kepala Dinas Sosial: Jangan Biarkan Persoalan Masyarakat Terus Berlarut Tanpa Ada Solusi
PENYALURAN BLTD DESA BANGUN SARI DIPERTANYAKAN, TANPA PENDAMPINGAN DAN DOKUMENTASI RESMI
APH Harus Audit Anggaran Sewa Mobil,DPC GNPK OI angkat Bicara
Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Kewaspadaan Dampak Kesehatan Erupsi Gunung Anak Krakatau.
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:52 WIB

Semerawut Pengelolaan Dana Desa Bangun Sari, BLTD Diduga Disalahgunakan untuk Kepentingan Pilkades

Senin, 7 September 2026 - 05:59 WIB

Pemkab Tekankan Nilai Spiritual ASN Lewat Siraman Rohani Rutin

Senin, 7 September 2026 - 05:55 WIB

COMEBACK DRAMATIS! Tarogong Kaler Tumbangkan Cilawu 17–15 di Set Penentuan Semifinal Liga Desa Bola Voli Piala Bupati Garut 2026

Senin, 7 September 2026 - 04:30 WIB

Laporan Warga Masuk Lewat Call Center 110, Polisi Gerak Cepat Evakuasi Korban Kecelakaan di Karanganyar

Senin, 7 September 2026 - 03:14 WIB

Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau: Pemprov Jawa Barat Terbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan

Berita Terbaru