KPK Periksa Eks Wabup Hingga Pejabat RSUD, Kasus Korupsi Fadia Arafiq Makin Melebar!

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq terus bergulir dan kian mengarah ke lingkaran dalam pemerintahan daerah.

Pada Rabu (22/4/2026), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi, untuk diperiksa sebagai saksi. Riswadi diketahui menjabat sebagai wabup saat Fadia memimpin periode 2021–2024.

Tak hanya itu, KPK juga menyeret sembilan saksi lain dari berbagai lini strategis—mulai dari pejabat sekretariat daerah hingga sejumlah petinggi rumah sakit daerah seperti RSUD Kajen, RSUD Kraton, dan RSUD Kesesi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nama-nama ini menunjukkan bahwa penyidikan tak lagi sebatas permukaan, tapi mulai menyasar titik-titik krusial pengelolaan anggaran.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan pemeriksaan ini dilakukan untuk mendalami peran masing-masing pihak dalam kasus yang diduga melibatkan proyek pengadaan jasa outsourcing dan kegiatan lain di lingkungan Pemkab Pekalongan tahun anggaran 2023–2026.

Baca Juga:  DPP JMI Resmi Gugat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Cq. Dinas Pendidikan ke Pengadilan Negeri Kalianda atas Dugaan Wanprestasi dan Perbuatan Melawan Hukum (PMH)

Pemeriksaan berlangsung di Polres Pekalongan Kota, menandakan intensitas penyidikan yang terus bergerak cepat di daerah.

Kasus ini sendiri mencuat dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada awal Maret 2026.

Dalam operasi tersebut, 14 orang sempat diamankan di Pekalongan dan Semarang. Namun hingga kini, baru Fadia Arafiq yang ditetapkan sebagai tersangka.

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar di publik:

apakah hanya satu orang yang bertanggung jawab dalam kasus sebesar ini?

Dengan mulai dipanggilnya pejabat lintas sektor, KPK tampaknya sedang membuka lapisan demi lapisan. Arah penyidikan pun berpotensi menyeret lebih banyak nama ke permukaan.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Bung Karno dan Maestro Seni Indonesia Tutup Usia
MEDIA KOMPAS1 ID MERAYAKAN ULANG TAHUN KEDUA, TEKAD TETAP HADIRKAN BERITA INDEPENDEN DAN TERPERCAYA
Kodim Purworejo Buka Open Turnamen Voli Dandim Cup I, Semarakkan HUT TNI ke-81 dengan Semangat Sportivitas
MILAD KE-18 LSM PENJARA DPC GARUT: SEMANGAT BERBAGI MELALUI AKSI JUMAT BERKAH, NASI KUNING JADI SIMBOL KEPEDULIAN
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Sabtu, 26 September 2026 - 07:33 WIB

Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas

Sabtu, 26 September 2026 - 06:32 WIB

Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan

Sabtu, 26 September 2026 - 05:12 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Bung Karno dan Maestro Seni Indonesia Tutup Usia

Berita Terbaru

Berita

Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas

Sabtu, 26 Sep 2026 - 07:33 WIB