KOTABUMI – KOMPAS1.id || Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., menegaskan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar pergantian posisi, melainkan momentum untuk mendorong birokrasi bekerja lebih cepat, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Hamartoni saat melantik dan mengambil sumpah 16 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) serta sejumlah Pejabat Fungsional di Ruang Tapis, Kamis (3/9/2026).
Pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Lampung Utara Romli, S.Kom., S.H., M.H., dan Sekretaris Daerah Dra. Intji Indriati, M.H.
Hamartoni mengatakan, pengisian jabatan dilakukan melalui mekanisme uji kompetensi dan evaluasi kinerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, pejabat yang menerima amanah baru dituntut membuktikan kapasitasnya melalui kinerja nyata, bukan hanya menduduki jabatan struktural.
Ia meminta para pejabat segera melakukan konsolidasi di lingkungan kerja masing-masing, membangun koordinasi yang kuat, serta memahami persoalan dan kebutuhan perangkat daerah yang dipimpinnya. Menurutnya, pergantian jabatan harus diikuti dengan energi baru untuk memperbaiki kinerja pemerintahan.
“Jadilah motor penggerak birokrasi yang handal, menjadi teladan dalam bekerja, dan menjadi bagian penting dalam menghadirkan pemerintahan yang benar-benar melayani masyarakat,” tegas Hamartoni.
Bupati juga mengingatkan bahwa rotasi dan perpindahan jabatan merupakan bagian dari dinamika serta kebutuhan organisasi. Namun, setiap pejabat yang diberi kepercayaan harus mampu menunjukkan integritas, keberanian mengambil keputusan, kemampuan beradaptasi, dan komitmen menghasilkan kinerja terbaik di mana pun ditempatkan.
Menurut Hamartoni, tantangan birokrasi ke depan tidak cukup dijawab dengan rutinitas. Para pejabat dituntut menghadirkan inovasi, mempercepat pelayanan, serta memastikan setiap kebijakan dan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung Utara.
Editor wep / Kompas1.id










