Pemateri Dalam Seminar Nasional FEB Unila, Dr. H. Fauzi Tekankan Pentingnya Membangun Fondasi Melalui Empat Pilar Kebangsaan

- Penulis

Sabtu, 15 November 2025 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Kompas1.id-
Wakil Ketua DPD Partai Golkar Lampung Bidang Pendidikan Dr. H. Fauzi, mewakili Ketua DPD I Partai Golkar Lampung Ir. H. Hanan A Rozak, MS, menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Kebangsaan yang dilaksanakan oleh BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB-Unila), Jumat (14/11/2025).

Dalam kesempatan ini, Fauzi mengangkat materi tentang “REKONOKI: Refleksi Kebangsaan Dalam Ekonomi Kerakyatan, Membangun Fondasi Kuat Melalui 4 Pilar Kebangsaan.

Sebelum memaparkan materi lebih lanjut, Fauzi memuji mahasiswa yang memilih kuliah di Fakultas Ekonomi. “Kuliah ekonomi itu pilihan yang paling tepat, karena dikehidupan nyata ujian terberat itu soal ekonomi,” ujar mantan Wakil Bupati Pringsewu yang juga ayah kandung anggota DPD RI Nabila Almira ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fauzi menyampaikan sosok Proklamator Mohammad Hatta buka hanya sebagai proklamator bersama Soekarno. Tapi, beliau juga sebagai pejuang gigih bagi kemerdekaan ekonomi rakyat. Beliau memahami betul, kemerdekaan politik tanpa kemerdekaan ekonomi hanya ilusi. Sepanjang hidupnya, Bung Hatta mendedikasikan dirinya untuk mewujudkan tatanan ekonomi yang berkeadilan, berdaulat untuk mensejahterakan rakyat Indonesia.

Hal sangat penting atau urgensi 4 Pilar Kebangsaan yaitu, memperkuat fondasi Bangsa dalam menghadapi dinamika global.

Untuk menjawab tantangan global lanjut Fauzi, perlu meningkatkan daya saing bangsa. Maka dalam konteks seminar ini dalam rangka menghadapi isu global. Membangun resiliensi di era disrupsi.

Makan dalam meletakkan fondasi pembangunan nasional, diperlukan landasan kokoh persatuan dan kesatuan. Mendorong kemajuan bangsa secara inklusif. Mewujudkan cita-cita luhur Pancasila.

Ini sejalan dengan visi Partai Golkar yaitu; Adaptasi nilai pilar dalam inovasi. Integrasi semangat kebangsaan di era digital. Mendukung pembangunan berkelanjutan.

Bagaimana mengaplikasi 4 pilar? Fauzi menjelaskan, 4 Pilar dapat diaplikasikan;

Baca Juga:  Polres Lampung Barat Laksanakan Gelar Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2025

Dalam lingkungan keluarga dan komunitas, dapat diaplikasikan dengan membangun toleransi antar anggota. Menjaga persatuan dan kesatuan. Menumbuhkan gotong royong dalam kegiatan.

Mengedepankan musyawarah mufakat. dan menghargai perbedaan pendapat.

Kemudian aksi nyata untuk Bangsa dapat dilakukan dengan cara berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Menjaga persatuan dan kesatuan. Menghormati hukum dan konstitusi. dan meningkatkan kesejahteraan bersama.

Mahasiswa sebagai agen perubahan dan kontrol sosial. Golkar mendorong diskusi konstruktif. Mempertahankan nilai-nilai luhur. Pengembangan karakter nasionalis.

Maka dalam refleksi kebangsaan, dalam menjawab persoalan saat ini lanjut Fauzi, perlu dilakukan identifikasi konflik dan tantangan.

Menurut Fauzi, juga Ketua KBPP Polri Lampung ini, Indonesia saat ini dihadapkan dengan krisis multidimensi. Terjadinya disintegrasi sosial yang berdampak pada perpecahan masyarakat. Erosi Nilai, sehingga akan hilangnya identitas bangsa. Ancaman kedaulatan bangsa karena adanya intervensi pihak luar

Dalam prespektif Partai Golkar, kata Fauzi yang juga adalah Rektor di IBN ( Institut Bakti Nusantara) diperlukan penguatan Pancasila sebagai ideologi negara. Penegakan UUD 1945 sebagai panduan konstitusi. Konsolidasi NKRI untuk menjaga keutuhan wilayah. Implementasi Bhinneka Tunggal Ika untuk persatuan.

Membangun Karakter Bangsa dan Pemulihan Nilai Pancasila, perlu peran 4 Pilar untuk membentuk karakter Bangsa melalui:

1. Keluarga, sebagai fondasi moral utama dan penanaman nilai-nilai luhur sejak dini.

2. Pendidikan, melalui lembaga pendidikan maka internalisasi nilai-nilai kebangsaan melalui kurikulum dan kegiatan di sekolah.

3. Masyarakat, menciptakan lingkungan sosial yang kondusif, beretika, dan toleran.

4. Pemerintah, berperan merumuskan kebijakan yang mendukung penguatan karakter bangsa.

Strategi pemulihan nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan dengan:

1. Internalisasi nilai Pancasila di setiap jenjang pendidikan secara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lampung Utara Sabet Stand Terbaik Kategori Investasi di Jogja Paradise 2026, Potensi Daerah Curi Perhatian Investor
WASPADA! PENIPUAN MENGATASNAMAKAN SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN LAMPUNG UTARA
Modus Michat Jadi Begal, Satu keluarga Berhasil di Amankan Polres Lampung Utara
DWP Lampung Utara Perkuat Kapasitas Perempuan dan Kepedulian Lingkungan Lewat Rapat Rutin dan Seminar
Bupati Hamartoni Pacu Penataan Kotabumi, Targetkan Kota Lebih Modern dan Berkelanjutan Lewat RDTR 2046
Bupati Hamartoni Nyatakan Dukungan Penuh, Siap Hadiri Pelantikan HMI Lampung Utara
Blokir Kontak Media di Tengah Sorotan Anggaran Rp966,49 Juta, Bappeda Lampung Utara Kembali Jadi Perbincangan
TMMD ke-129 Kebut Pembangunan Rumah Layak Huni Bapak Sandri, Wujud Nyata TNI Hadir untuk Rakyat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:21 WIB

Lampung Utara Sabet Stand Terbaik Kategori Investasi di Jogja Paradise 2026, Potensi Daerah Curi Perhatian Investor

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:31 WIB

WASPADA! PENIPUAN MENGATASNAMAKAN SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN LAMPUNG UTARA

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:06 WIB

Modus Michat Jadi Begal, Satu keluarga Berhasil di Amankan Polres Lampung Utara

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:54 WIB

DWP Lampung Utara Perkuat Kapasitas Perempuan dan Kepedulian Lingkungan Lewat Rapat Rutin dan Seminar

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:20 WIB

Bupati Hamartoni Pacu Penataan Kotabumi, Targetkan Kota Lebih Modern dan Berkelanjutan Lewat RDTR 2046

Berita Terbaru