KOTABUMI — KOMPAS1.id || Personel Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Utara berhasil meringkus seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang wajahnya sempat viral di media sosial beberapa bulan lalu.
Penangkapan dramatis itu terjadi pada Selasa (12/5/2026), setelah pelaku berupaya kabur saat petugas menggelar razia patroli.
Terduga pelaku berinisial DT, warga Selagai, Lampung Tengah, diamankan usai terlibat aksi kejar-kejaran dengan petugas di wilayah Lampung Utara.
Petugas awalnya menaruh curiga terhadap dua pria yang mengendarai sepeda motor tanpa pelat nomor belakang. Keduanya juga mengenakan masker yang menutupi sebagian wajah, sehingga gerak-gerik mereka dianggap mencurigakan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat hendak dihentikan untuk pemeriksaan, salah satu pelaku diketahui membawa senjata tajam yang diselipkan di pinggang. Menyadari aksinya terendus, keduanya langsung tancap gas mencoba melarikan diri menuju pusat kota.
“Ketika dilakukan pemeriksaan, salah satu pelaku kedapatan membawa senjata tajam. Mereka kemudian panik dan mencoba kabur,” ungkap Kanit Patroli Polres Lampung Utara, Iptu Andi, mewakili Kasat Lantas.
Pengejaran pun tak terhindarkan. DT akhirnya berhasil diringkus setelah terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya, sementara seorang rekannya berhasil kabur dan kini masih dalam pengejaran petugas.
Hasil pemeriksaan mengungkap fakta mencengangkan. Nomor rangka dan nomor mesin kendaraan yang digunakan pelaku diketahui telah dihapus secara permanen, sehingga identitas kendaraan sulit ditelusuri.
Petugas juga mendapati ciri-ciri DT identik dengan sosok pelaku curanmor yang videonya sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Setelah diinterogasi, DT disebut mengakui keterlibatannya dalam aksi pencurian kendaraan bermotor.
Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa kunci T dan alat khusus yang diduga digunakan untuk membobol kendaraan.
Saat ini, DT beserta barang bukti telah diamankan di Unit Resmob Polres Lampung Utara guna menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara polisi masih memburu satu pelaku lainnya yang berhasil meloloskan diri.
Sumber: Bindhumas














