KOMPAS1.id || Suasana haru dan bahagia menyelimuti kegiatan manasik haji yang diikuti oleh anak-anak bersama para guru dan orang tua pendamping. Momen ini menjadi salah satu kegiatan terakhir sebelum para peserta didik melangkah menuju acara wisuda, menandai berakhirnya perjalanan belajar di jenjang pendidikan usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak tampak mengenakan busana bernuansa putih yang identik dengan pelaksanaan ibadah haji. Dengan wajah polos dan penuh semangat, mereka mengikuti rangkaian kegiatan sambil belajar mengenal nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.
Kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini menghadirkan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para guru dengan sabar mendampingi setiap langkah anak-anak, memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan penuh keceriaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, manasik haji ini juga menjadi media pembentukan karakter bagi anak-anak. Mereka diajarkan tentang kesabaran, kedisiplinan, kebersamaan, serta pentingnya mengenal ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi para orang tua, momen ini tentu menghadirkan rasa bangga sekaligus haru. Melihat buah hati tampil percaya diri, ceria, dan mulai memahami berbagai nilai kehidupan menjadi kebahagiaan tersendiri yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Kegiatan yang berlangsung penuh keceriaan tersebut juga diabadikan melalui sesi foto bersama. Senyum tulus dari anak-anak, guru, dan pendamping menjadi bukti bahwa setiap proses pendidikan selalu menyimpan cerita indah yang akan dikenang sepanjang masa.
Menjelang wisuda, kegiatan ini menjadi penutup yang begitu berkesan. Sebuah kenangan manis sebelum anak-anak melangkah ke jenjang berikutnya, membawa pengalaman, ilmu, dan doa terbaik untuk masa depan yang lebih cerah.
Sumber: Nonik














