KEGIATAN TERAKHIR PENUH MAKNA, Momen Manasik Haji Jadi Kenangan Indah Jelang Wisuda Anak-Anak

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id ||  Suasana haru dan bahagia menyelimuti kegiatan manasik haji yang diikuti oleh anak-anak bersama para guru dan orang tua pendamping. Momen ini menjadi salah satu kegiatan terakhir sebelum para peserta didik melangkah menuju acara wisuda, menandai berakhirnya perjalanan belajar di jenjang pendidikan usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak tampak mengenakan busana bernuansa putih yang identik dengan pelaksanaan ibadah haji. Dengan wajah polos dan penuh semangat, mereka mengikuti rangkaian kegiatan sambil belajar mengenal nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.

Kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini menghadirkan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para guru dengan sabar mendampingi setiap langkah anak-anak, memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan penuh keceriaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, manasik haji ini juga menjadi media pembentukan karakter bagi anak-anak. Mereka diajarkan tentang kesabaran, kedisiplinan, kebersamaan, serta pentingnya mengenal ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Jepang Menulis Ulang Peta Energi Dunia: E-Fuel, Dari Emisi Menjadi Bahan Bakar Masa Depan

Bagi para orang tua, momen ini tentu menghadirkan rasa bangga sekaligus haru. Melihat buah hati tampil percaya diri, ceria, dan mulai memahami berbagai nilai kehidupan menjadi kebahagiaan tersendiri yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Kegiatan yang berlangsung penuh keceriaan tersebut juga diabadikan melalui sesi foto bersama. Senyum tulus dari anak-anak, guru, dan pendamping menjadi bukti bahwa setiap proses pendidikan selalu menyimpan cerita indah yang akan dikenang sepanjang masa.

Menjelang wisuda, kegiatan ini menjadi penutup yang begitu berkesan. Sebuah kenangan manis sebelum anak-anak melangkah ke jenjang berikutnya, membawa pengalaman, ilmu, dan doa terbaik untuk masa depan yang lebih cerah.

Sumber: Nonik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putuskan Isolasi Dua Desa, Praka Heru Bersama Warga Bangun Jembatan Perintis Garuda di Lampung Utara
Bupati Nanda Tinjau Sejumlah Infrastruktur di Kecamatan Punduh Pedada dan Marga Punduh
Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Sepanjang 35 Meter Rampung Dibangun
Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung
Sambut 1 Muharam 1448 H, BAZNAS Bandung & KUA Margaasih Gelar Santunan Yatim Piatu “Muharam Penuh Cinta”
Pendekatan Literasi & Estetika Medis (Smart, Sleek & Professional
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Dukung Program Belida melalui Pengecoran Jalan Desa
Menembus Batas Esensial: Memaknai Filosofi “Sehat Tanpa Sekat” Melalui Preventif Medis Komprehensif Bandung 27 Juni 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:24 WIB

Putuskan Isolasi Dua Desa, Praka Heru Bersama Warga Bangun Jembatan Perintis Garuda di Lampung Utara

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:56 WIB

Bupati Nanda Tinjau Sejumlah Infrastruktur di Kecamatan Punduh Pedada dan Marga Punduh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:21 WIB

Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Sepanjang 35 Meter Rampung Dibangun

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:17 WIB

Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:11 WIB

Sambut 1 Muharam 1448 H, BAZNAS Bandung & KUA Margaasih Gelar Santunan Yatim Piatu “Muharam Penuh Cinta”

Berita Terbaru

Uncategorized

Momentum Baru: Pelantikan AMMDI Buka Era Kolaborasi dan Inovasi

Sabtu, 27 Jun 2026 - 08:47 WIB