Kompas. 1.Id
Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan Siraman Rohani bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bandung ,
Senin (7/9/2026). Kegiatan berlangsung di Gedung Moh Toha Komplek Pemkab tersebut diikuti ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung .
Siraman rohani menjadi wadah untuk memperkuat iman dan kepercayaan sekaligus membangun karakter aparatur agar senantiasa mengedepankan nilai-nilai keagamaan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan diisi tausiyah oleh mubaligh H. Asep Samsudin, S.Ag dan juga sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ( F PKB ). dengan materi kajian keislaman.”
Dalam ceramahnya, Asep Samsudin menekankan bahwa manusia harus memiliki ” Perbaiki Diri dan Lakukan Terbaik ” ( PDLT ) dalam menjalani kehidupan. Pesan ini menjadi pengingat bahwa manusia tidak cukup hanya kuat secara lahiriah, tetapi juga harus memiliki pegangan batin, arah hidup, dan kesadaran diri yang kokoh agar tidak mudah goyah menghadapi perubahan zaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, manusia yang baik adalah manusia yang mampu menjaga nilai, sikap, dan tujuan hidupnya dengan penuh kesungguhan. PDLT dipahami sebagai dorongan agar setiap orang tidak hanya sibuk mengejar urusan dunia, tetapi juga menata hati, memperbaiki perilaku, dan memperkuat hubungan dengan sesama maupun dengan Tuhan.
Ia menegaskan bahwa kehidupan manusia akan selalu dihadapkan pada berbagai tantangan, ujian, dan godaan. Karena itu, manusia perlu memiliki keteguhan prinsip, keikhlasan dalam berbuat, serta semangat untuk terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu.
Melalui ceramah tersebut, Asep Samsudin ingin mengajak jajaran ASN di lingkungan Pemkab agar tidak kehilangan arah dalam menjalani kehidupan. Ia menekankan bahwa manusia yang berpegang pada nilai-nilai kebaikan akan lebih siap menghadapi kesulitan, lebih bijak dalam bersikap, dan lebih mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Inti pesan ceramah itu adalah bahwa manusia harus hidup dengan kesadaran penuh, menjaga akhlak, memperkuat iman, dan menempatkan kehidupan bukan sekadar sebagai perjalanan fisik, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter dan kemuliaan diri.
H. Asep Samsudin berpesan untuk dapat berbuat baik dengan ikhlas walaupun sedikit, dengan di niatkan karena Allah, agar menjadi ladang pahala.
Dhany.









