Gawat MBG SMAN 1 Tanjung Raja di Temukan Ulat

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 05:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ogan Ilir, Kompas1.id-
Teledor seyogyanya Program Presiden Prabowo Makan Bergizii Gratis (MBG) yang pengawasannya extra ketat ,Namun masih saja di temukan Ulat beberapa hari yang lalu di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN ) 1 Tanjung Raja,Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI), Provinsi Sumatra Selatan,(Sumsel).

“Memang benar pak di temukan Ulat di MBG pada SMAN 1 Tanjung Raja meskipun hanya satu ompreng,ini sangat teledor ,kalau sudah seperti ini di benak kami tentu sudah males makan kedepannya “Ujar Narasumber yang namanya minta di rahasiakan. Sabtu (05/09/2026).

Dikatakannya Peristiwa itu tentu membuat para siswa menjadi ingatan mendalam sehingga kalau menerima MBG terkontaminasi,

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara langsung siswa yang mengetahui hal itu jelas terkontaminasi begitu melihatnya ada rasa tidak mau menerima MBG apalagi Makannya”katanya

Sementara pemilik dapur Tata mengaku kalau setelah mendapat Kabar dari pihak SMAN 1 Tanjung Raja,pihaknya SPPG ,SPPI ,Ahli Gizi ,Aslap dan lainnya turun kelokasi untuk memastikan kejadian Penemuan ulat,tapi hanya satu Ompreng saja dan untuk Opreng yang lain Aman,

Baca Juga:  Proyek DPUPR PERAKIM Kota Mojokerto Disorot, Kinerja CV Dara Karya Mandiri dan CV Global Inovasi Engineering Dipertanyakan

“Setelah mendapat informasi kami sudah kroscek ke sekolah akan tetapi hanya satu ompreng saja,mungkin dari sayuran bukan dari ayam,soalnya ompreng yang lain tidak ada ,akunya

Di tempat terpisah salah satu Tokoh masyarakat Ogan Ilir mengatakan Seharus keteledoran tidak boleh terjadi mengingat bagian yang mengawasinya cukup banyak ,apapun alasannya ini tetap salah harus di beri sanksi,

“Kami selaku masyarakat dan bagian dari wali siswa berharap kepada BGN Agar setiap ada kejadian atau Peristiwa yang membuat siswa trauma harus di beri sanksi dalam bentuk apapun yang melakukan pembiaran agar kedepannya tidak terjadi lagi dan harus berhati – hati”harapnya. Pewarta Iskadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Perangkat Desa Lubuk Rukam Lakukan Pungli Bantuan Beras 25 Ribu
kondisi fisik dan produktivitas
*Polsek Tanjung Raja Ogan ilir Panen Jagung Bersama Warga, Dukung Ketahanan Pangan dari Desa*
Proses Pemilihan Kepala Desa Bangun Sari Disoroti, Dugaan Pelanggaran Hak Pilih dan Ketidaktahuan Aturan
Gotong Royong di Lereng Perbukitan, TNI-Polri dan Warga Sukses Padamkan Kebakaran Hutan Pinus Petungkriyono
Diduga Bagian Umum Setda OI Hamburkan Anggaran,Sewa Ratusan Unit Mobil
POLRESTA BANDUNG GELAR SERTIJAB KABAG GREN, KABAG SDM,KASAT RESKRIM HINGGA 6 KAPOLSEK*
ITB ’96 Genap 30 Tahun: Dari Bangku Kuliah ke Kursi Pemimpin, Alumni Engineering Kembali Bersatu.
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 05:42 WIB

Diduga Perangkat Desa Lubuk Rukam Lakukan Pungli Bantuan Beras 25 Ribu

Sabtu, 5 September 2026 - 05:35 WIB

kondisi fisik dan produktivitas

Sabtu, 5 September 2026 - 05:32 WIB

*Polsek Tanjung Raja Ogan ilir Panen Jagung Bersama Warga, Dukung Ketahanan Pangan dari Desa*

Sabtu, 5 September 2026 - 05:28 WIB

Proses Pemilihan Kepala Desa Bangun Sari Disoroti, Dugaan Pelanggaran Hak Pilih dan Ketidaktahuan Aturan

Sabtu, 5 September 2026 - 05:22 WIB

Gotong Royong di Lereng Perbukitan, TNI-Polri dan Warga Sukses Padamkan Kebakaran Hutan Pinus Petungkriyono

Berita Terbaru

Berita

kondisi fisik dan produktivitas

Sabtu, 5 Sep 2026 - 05:35 WIB