KOMPAS1.ID
BANDUNG 5 September Memasuki usia lanjut sering kali diidentikkan dengan penurunan kondisi fisik dan produktivitas
. Namun, pandangan modern menunjukkan bahwa penuaan dapat dijalani secara aktif, mandiri, dan bermartabat melalui pendekatan kesehatan holistik.
8 Pilar Penuaan Sehat
Untuk menjaga kualitas hidup lansia, fokus perawatan bertumpu pada delapan pilar utama:
Berpikir Berbeda Melebihi Usia Kronologis: Fokus utama tidak lagi pada angka usia, melainkan pada kemampuan fungsi tubuh, mobilitas, nutrisi, kognisi, dan dukungan sosial.
Mencegah Kerapuhan & Sarkopenia: Menjaga keaktifan fisik lewat olahraga aerobik dan latihan kekuatan minimal 150 menit/minggu untuk mempertahankan fungsi otot.
Pencegahan Jatuh: Meninjau penggunaan obat-obatan, memeriksa penglihatan, serta meminimalkan risiko bahaya di lingkungan rumah untuk mencegah cedera fatal.
Keamanan Obat (Prinsip Less is More): Meninjau konsumsi obat secara rutin guna menghindari interaksi obat yang berbahaya dan menghentikan penggunaan obat yang tidak diperlukan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perawatan Penyakit Kronis yang Disesuaikan: Penanganan medis dipersonalisasi sesuai kebutuhan individu, bukan sekadar mengejar target angka medis semata.
Kesehatan Mental: Melakukan skrining dini gangguan kognitif, depresi, serta mencegah isolasi sosial agar lansia tetap terhubung dengan lingkungannya.
Nutrisi sebagai Obat: Memastikan asupan nutrisi seimbang, cairan yang memadai, serta pemenuhan kebutuhan protein dan vitamin penting seperti Vitamin D dan B12.
Perawatan Berfokus pada Individu: Melibatkan lansia, keluarga, dan pengasuh (caregiver) dalam setiap pengambilan keputusan medis.
Penuaan yang sehat bukanlah sekadar menambahkan angka tahun dalam hidup, melainkan menambahkan kehidupan dan makna dalam tahun-tahun tersebut. Mewujudkan lingkungan yang ramah lansia merupakan tanggung jawab bersama yang dimulai dari langkah kecil hari ini.
#HidupSehat#KesehatanHolistik#KeluargaSehat. Bob Hariawan. Kabiro Kota Bandung









