

Oleh : H.Hifayatulloh.S.Pdi.,S.H.I.
Buat santri dan pecinta kopi, ternyata secangkir kopi bukan cuma soal melek. Dalam tradisi pesantren, kopi sudah lama jadi “sahabat ibadah”.
Salah satu ulama yang membahas tuntas ini adalah Syekh Ihsan bin Muhammad Dahlan al-Jampesi al-Kediri atau yang kita kenal Syekh Ihsan Jampes dari Kediri, Jawa Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Beliau menuangkannya dalam kitab _Irsyadul Ikhwan fi Syurbil Qohwah wa Addukhon_ yang ditulis tahun 1930. Kitab ini adalah syarh dari _Tadzkirat al-Ikhwan_ karya KH. Dahlan Semarang.
Di dalamnya Syekh Ihsan menegaskan hukum kopi adalah mubah/boleh. Dan beliau merangkum 5 khasiat utama kopi dalam bait syair yang indah:
> عليك بأكل البن فى كل ساعة
> ففي البن للأكل خمس فوائد
> نشاط و تهضيم و تخلیل بلغم
> تطيب أنفاس و لقاصد معين
Artinya:
“Minumlah kopi setiap waktu, karena di dalam kopi terdapat lima faedah: membangkitkan semangat, melancarkan pencernaan, menghilangkan dahak, memperbaiki pernapasan, dan membantu mencapai tujuan.”
5 Khasiat Utama Segelas Kopi Ala Syekh Ihsan Jampes
1. Membangkitkan Semangat – _Nasyaat
Kopi punya energi untuk mengusir rasa malas dan lesu. Cocok diminum saat badan terasa berat atau pesimis, supaya kembali bergairah untuk beraktivitas dan beribadah.
2. Melancarkan Pencernaan – Tahdiim
Secara fisiologis, zat dalam kopi membantu menghancurkan makanan di perut. Makanya banyak kyai minum kopi setelah makan agar pencernaan lebih lancar.
3. Mengurangi dan Menghilangkan Dahak – Takhliil Balgham
Kopi disebut sebagai “pembersih” alami untuk lendir dan dahak di tenggorokan serta saluran pernapasan.
4. Memperbaiki Pernapasan – Tathyiibul Anfaas.
Secangkir kopi hangat memberi efek lega di dada dan melancarkan pernapasan. Dulu juga dipercaya bisa membantu mencegah masuk angin ringan.
5. Membantu Mencapai Tujuan – Aunun li Qaasid.
Ini inti filosofisnya. Bagi penuntut ilmu dan ahli ibadah, kopi jadi _wasilah_ pengusir kantuk. Dengan mata dan pikiran terjaga, kita bisa lebih fokus qiyamul lail, dzikir, ngaji kitab, atau menyelesaikan pekerjaan penting.
*Kopi: Minumannya Orang Shalih*
Dalam kitabnya, Syekh Ihsan juga mengutip ulama terdahulu seperti *Syekh Abi Bakar bin Abdillah Asy-Syadzili Al-Idrus* yang menyebut kopi sebagai _”minumannya para sufi dan orang shalih”_.
Catatannya: Selama kopi digunakan untuk mendukung kebaikan dan tidak merusak akal/kesehatan, maka mengonsumsinya bisa jadi bagian dari ikhtiar menambah amal saleh.
Jadi, lain kali ngopi sambil ngaji atau begadang nulis, ingat niatnya ya.
Bukan sekadar melek, tapi biar ibadah dan produktivitas makin kuat.
Sumber: Diolah dari Kitab Irsyadul Ikhwan karya Syekh Ihsan Jampes.*Linggaraja*








