Kab. Bandung. Kompas. 1. Id.
Dalam rangka menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan sejak dini, Dharma Wanita Persatuan ( DWP) Kabupaten Bandung menggelar ” Lomba Kreasi Tong Sampah Peduli Bumi ” yang diikuti 78 peserta Dharma Wanita , dengan tujuan mengajak peserta untuk lebih mengenal pentingnya pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.Kegiatan berlangsung di Gd Dewi Sartika, Selasa ( 19/5/26).
Sebelum lomba dimulai, panitia memberikan penjelasan singkat tentang manfaat mewarnai tong sampah sebagai media edukasi. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya melatih kreativitas dan imajinasi, tetapi juga memahami peran penting tempat sampah dalam memisahkan sampah organik dan anorganik, mengurangi polusi, serta menjaga keasrian lingkungan.
Proses penilaian dilakukan oleh dewan juri yang menilai berdasarkan kriteria antara lain: kesesuaian dengan tema “Peduli Bumi”, keindahan warna dan komposisi gambar, kreativitas desain, serta kejelasan pesan lingkungan yang tersirat dalam hasil karya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Dharma Wanita Persatuan DWP Kabupaten Bandung, Hj. Tintin Cakra Amiyana menyampaikan , Sebagai tindak lanjut arahan Ibu Bupati terkait pengelolaan sampah, Pemerintah Daerah/OPD Kabupaten Bandung secara aktif mendorong penerapan pengolahan dan pemilahan sampah mulai dari tingkat rumah tangga.
” Arahan Bupati tersebut menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan lagi menjadi tanggung jawab akhir di TPS atau TPA, tetapi harus dimulai dari sumbernya, yaitu di rumah masing‑masing, rumah tangga.” Ujar Tintin.
Untuk mewujudkan hal tersebut, dilakukan serangkaian langkah konkret, di antaranya: sosialisasi gerakan pemilahan sampah (organik, anorganik, dan residu) di lingkungan RT/RW, pembentukan serta penguatan Bank Sampah di tingkat masyarakat, serta pelatihan pengomposan sampah organik skala rumah tangga atau Kantor.
Diharapkan dengan keberadaan tong sampah yang indah dan menarik, masyarakat menjadi lebih tertarik untuk membuang sampah pada tempatnya. Tong sampah yang dilukis atau didekorasi dengan warna‑warni cerah dan pesan lingkungan yang jelas dapat berfungsi sebagai media edukasi sekaligus daya tarik visual, sehingga anak‑anak maupun orang dewasa lebih sadar dan disiplin dalam mengelola sampah.
” Selain itu, tong sampah yang menarik juga dapat mengubah stigma bahwa tempat sampah identik dengan kotor dan tidak sedap dipandang mata. Dengan desain yang apik dan pesan bertema “Peduli Bumi” atau “Bersih Dimulai dari Sini”, masyarakat diharapkan terinspirasi untuk menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah sejak di rumah, dan turut serta dalam menjadikan lingkungan sekitar lebih sehat, rapi, dan asri.” Pungkasnya.














