Ancaman Tersembunyi di Balik Genangan: Waspada Bahaya Leptospirosis

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
BANDUNG, 4 Mei 2026 – Di balik hiruk-pikuk kota dan genangan air akibat musim hujan, terdapat ancaman kesehatan yang sering luput dari perhatian namun berpotensi fatal, yaitu penyakit Leptospirosis. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira yang terbawa melalui urin tikus, dan bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal batas usia.

Bakteri ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui kontak langsung dengan air, tanah, atau lumpur yang telah terkontaminasi. Kulit yang memiliki luka kecil, lecet, atau selaput lendir seperti mata dan mulut menjadi pintu masuk utama bagi bakteri tersebut. Risiko penularan ini meningkat drastis saat musim hujan atau pasca-banjir, di mana genangan air menjadi media penyebaran yang efektif.

Gejala Mirip Flu, Berbahaya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu bahaya terbesar dari Leptospirosis adalah gejala awalnya yang sering disalahartikan sebagai flu biasa. Penderita biasanya mengalami demam tinggi mendadak, menggigil, nyeri otot hebat terutama di betis dan punggung, sakit kepala, hingga mata merah.

Jika tidak segera ditangani dengan antibiotik yang tepat, infeksi ini dapat berkembang menjadi Sindrom Weil yang sangat parah. Pada tahap lanjut, bakteri akan menyerang organ vital tubuh, menyebabkan gagal ginjal, kerusakan hati (penyakit kuning), hingga terjadinya perdarahan internal yang mengancam nyawa.

Baca Juga:  Operasi Patuh 2026 Dimulai 8 Juni: Polisi Perbesar Porsi Tilang Manual, Komposisi 60 Persen ETLE – 30 Persen Konvensional

Langkah Pencegahan

Menghadapi ancaman ini, masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap waspada. Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:

Gunakan Pelindung Diri: Pakailah sepatu bot karet dan sarung tangan saat beraktivitas di area becek atau membersihkan selokan.
– Jaga Kebersihan Lingkungan: Pastikan rumah bebas dari sarang tikus dan sampah dikelola dengan baik agar tidak menjadi sarang hewan pengerat. Higienitas Pribadi: Selalu cuci tangan dan kaki dengan sabun setelah bersentuhan dengan air kotor atau tanah.
Lindungi Luka: Tutup semua luka terbuka dengan plester kedap air sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Kesehatan adalah aset berharga yang harus dijaga. Dengan meningkatkan kesadaran dan menjaga kebersihan lingkungan, kita dapat melindungi diri dan keluarga dari bahaya Leptospirosis yang mengintai.

BOB HARIAWAN
KABIRO KOTA BANDUNG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kunjungan Awak Media Kompas1ID dan Liputan6 ke Desa Semerantau, Wujud Komitmen Menghadirkan Informasi Akurat dari Pelosok Kapuas Hulu
WARGA DESAK PEMERINTAH, JALAN PENGHUBUNG NANGA NYAWA–NANGA LUAN RUSAK PARAH
Warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jalan Penghubung Nanga Nyawa–Nanga Luan yang Rusak Parah
Diduga Kembali Terjadi Perusakan Tanaman di Tanah Wilayat Adat Kebuayan Belunguh, Masyarakat Minta Polisi Bertindak Tegas
Banteng Garut Mulai Mengamuk! PDIP Bidik Hingga 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029
Gotong Royong Bangun Masjid, Warga Desa Tanjung Emas Perkuat Semangat Kebersamaan
Merah Putih Serentak Berkibar Pemuda Desa Blok VI Baru Sulap Wajah Aceh Singkil Sambut HUT RI ke-81
Hadirnya Jembatan Dua Penghubung Bukti nyata Kepedulian Presiden Prabowo dan Pengabdian TNI untuk Rakyat
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Kunjungan Awak Media Kompas1ID dan Liputan6 ke Desa Semerantau, Wujud Komitmen Menghadirkan Informasi Akurat dari Pelosok Kapuas Hulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:41 WIB

WARGA DESAK PEMERINTAH, JALAN PENGHUBUNG NANGA NYAWA–NANGA LUAN RUSAK PARAH

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jalan Penghubung Nanga Nyawa–Nanga Luan yang Rusak Parah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Diduga Kembali Terjadi Perusakan Tanaman di Tanah Wilayat Adat Kebuayan Belunguh, Masyarakat Minta Polisi Bertindak Tegas

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Banteng Garut Mulai Mengamuk! PDIP Bidik Hingga 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029

Berita Terbaru