Polsek Pamanukan Amankan Remaja Terlibat Perang Sarung di Jalur Pantura

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Personel Polsek Pamanukan bergerak cepat merespons aksi perang sarung yang terjadi di kawasan Jalur Pantura, tepatnya di depan My Way Sukasari. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa dini hari itu sempat mengganggu arus lalu lintas serta membuat resah masyarakat sekitar.

Dipimpin Kapolsek Pamanukan, Udin Awaludin, aparat segera melakukan penelusuran di lokasi setelah menerima informasi dari warga. Meski para remaja sempat membubarkan diri saat patroli tiba, petugas tetap melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan delapan orang yang diduga terlibat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlah tersebut masih kemungkinan bertambah karena proses pendalaman dan pengembangan kasus terus dilakukan oleh pihak kepolisian. Seluruh remaja yang diamankan saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pamanukan.

Baca Juga:  Polres Garut Cek TKP Kebakaran Kandang Ayam di Samarang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Selain itu, petugas turut menyita sejumlah barang bukti berupa sarung yang telah dimodifikasi untuk digunakan dalam aksi tawuran serta alat komunikasi yang diduga dipakai untuk berkoordinasi sebelum kejadian.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, terlebih di jalur nasional Pantura yang merupakan akses vital masyarakat.

Para remaja tersebut akan didata serta diberikan pembinaan. Orang tua masing-masing juga akan dipanggil guna memastikan adanya pengawasan lebih ketat, terutama selama bulan Ramadan pada malam hingga dini hari, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

H. DADAN SOBARA, S.KOM MM SIAP NAHKODAI DPW LSM HARIMAU JAWA BARAT USUNG VISI “PENGAWASAN & PEMBERDAYAAN”.
Menjalit Ketulusan di Hari yang Penuh Berkah: Catatan Kecil dari Aksi Berbagi Lendeng N D’Gank Chapter Barat
Pelayanan Alih Media Dinilai Terlalu Lama, Masyarakat Keluhkan Proses Hingga Berbulan-bulan
Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Belajar Ekoteologi Air Hujan di Sekolah Air Hujan Banyu Bening.
Bukan Sekadar Hobi! Bonsai Day PPBI Buka Peluang Bisnis Menggiurkan di Alun-Alun Tarogong Kaler
Pemkot Bandung Kaji Penambahan Panic Button, Percepat Respons Darurat dan Tingkatkan Keamanan Ruang Publik
Satu Pesan Singkat, Sejuta Kerugian: Saat “Permohonan Maaf” IndiHome Tak Lagi Membayar Tagihan Layanan
Bonsai Mengguncang Tarogong Kaler! PBBI Sulap Alun-Alun Jadi Pusat Edukasi, Silaturahmi hingga Ladang Bisnis Tanaman Bernilai Tinggi
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:11 WIB

H. DADAN SOBARA, S.KOM MM SIAP NAHKODAI DPW LSM HARIMAU JAWA BARAT USUNG VISI “PENGAWASAN & PEMBERDAYAAN”.

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:52 WIB

Menjalit Ketulusan di Hari yang Penuh Berkah: Catatan Kecil dari Aksi Berbagi Lendeng N D’Gank Chapter Barat

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:38 WIB

Pelayanan Alih Media Dinilai Terlalu Lama, Masyarakat Keluhkan Proses Hingga Berbulan-bulan

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:44 WIB

Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Belajar Ekoteologi Air Hujan di Sekolah Air Hujan Banyu Bening.

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:36 WIB

Pemkot Bandung Kaji Penambahan Panic Button, Percepat Respons Darurat dan Tingkatkan Keamanan Ruang Publik

Berita Terbaru