Ringankan Beban Orang Tua Pasca Banjir, Anak Sekolah dan Kuliah, Minta Pemda Bangun Jalan dan Jembatan Alternatif Yang Ada Saat Ini.

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id

Aceh Singkil, 04 Desember 2025
Setelah Banjir usai melanda Aceh Singkil, sepekan terakhir, berbagai Aktifitas akan mulai kembali berjalan .

Sebagaimana biasanya transportasi Kecamatan Singkil menuju ke Singkil Utara itu tidak pernah ada kendala apapun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasca Banjir melanda Aceh Singkil, 2 Unit Jembatan penghubung Singkil-Singkil Utara dijalan lintas Provinsi patah dan ambrol diterjang banjir pada 27 November 2025 lalu.

Akibat nya hingga hari ini, transportasi ke dua Kecamatan itu terganggu terutama bagi Pengguna Jalan para ASN dan Anak Sekolah serta Mahasiswa STIP yang setiap harinya melintasi jalan tersebut.

Diketahui untuk melintasi jalur alternatif bangunan warga sekitar, kita mengeluarkan uang 10.000 dalam sekali jalan, pada Kamis (04/12/25).

Bagi pelajar SMK, STIP dalam sehari dua kali melintasi jalan alternatif ini, bukan tidak mungkin hal ini terlalu membebani orang tua mereka, dimana saat ini kondisi ekonomi sangat tidak baik.

Baca Juga:  Permahi Aceh Nilai Pernyataan Ketua DPRA Tak Sejalan dengan Visi–Misi Pemerintahan Mualem

Belum lagi Tandan Buah Segar (TBS) hasil kebun warga yang tidak dapat diangkut lewat jalan Alternatif tersebut.

Untuk itu Masyarakat dan para Pelajar meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Singkil, melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun jalan dan jembatan di jalur Alternatif yang ada saat ini.

“Kami sangat berharap Pemda sesegera mungkin membangun jalan alternatif ini.

Kalau menunggu jembatan yang ambrol dibangun lagi, saya rasa masih sangat lama, “Tutur seorang Siswa SMK dari Kecamatan Singkil.

Ia menambahkan, kalau Bangunan jembatan 2 unit itu ditunggu untuk dibangun, maka bisa kami katakan Pemda melupakan tanggung jawabnya kepada warga,”ujarnya lagi.

Sambil menunggu pembangunan jembatan jalur umum itu, Pemda dapat melakukan perbaikan pada jalan dan jembatan alternatif di Dusun anak laut ini.

Itu langkah baik bagi warga sambil menunggu jembatan di jalur provinsi di bangun kembali.

Reporter Sabri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah
HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap
Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil
‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik
‎Kembali Menjadi Sorotan Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil Tahun 2026
‎Mediasi Memanas, Gemuka Kecewa Pemkab Aceh Singkil Tak Berikan Jaminan Tertulis Pendataan Ulang Jadup
‎Resmi Beroperasi Dapur SPPG Permata Harapan Madani Siap Perkuat Program MBG di Aceh Singkil
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:08 WIB

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah

Minggu, 26 April 2026 - 11:16 WIB

HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Kamis, 23 April 2026 - 11:40 WIB

Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap

Selasa, 21 April 2026 - 15:41 WIB

Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil

Jumat, 3 April 2026 - 03:07 WIB

‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik

Berita Terbaru