Forum Mahasiswa Peduli Kebijakan Aceh Singkil (FMPK-AS) Tuding Pemkab Aceh Singkil Tidak Serius Tangani Banjir

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil Kompas1.id
Forum Mahasiswa Peduli Kebijakan Aceh Singkil (FMPK-AS) menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi banjir yang kembali merendam beberapa wilayah di Aceh Singkil. Situasi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa persoalan ini belum tertangani secara menyeluruh, bahkan cenderung berulang tanpa perubahan berarti di lapangan.

Ketua FMPK-AS, M. YUNUS, menilai pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah yang lebih terukur. Menurutnya, banjir tidak bisa lagi dipandang sebagai kejadian tahunan yang diterima begitu saja. “Ada banyak hal yang seharusnya dievaluasi, mulai dari fungsi drainase, kondisi daerah aliran sungai, sampai pengawasan terhadap kawasan rawan genangan. Tanpa itu semua, banjir akan terus berulang,” ujar YUNUS.

Ia menegaskan sejumlah langkah mendesak yang perlu dilakukan pemerintah, di antaranya pembenahan drainase secara menyeluruh, normalisasi sungai yang selama ini terabaikan, dan penyusunan rencana mitigasi banjir yang jelas. FMPK-AS menilai penanganan selama ini hanya fokus saat air sudah naik, tanpa pencegahan jangka panjang yang memadai.

Selain itu, M. YUNUS juga menyoroti minimnya penjelasan terbuka dari Pemkab terkait langkah yang sedang dijalankan. Menurutnya, masyarakat membutuhkan informasi pasti, bukan sekadar imbauan atau pernyataan umum.

“Kami berharap Pemkab segera menyampaikan secara terbuka rencana penanganan yang terukur, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Kondisi banjir ini harus menjadi titik balik untuk memperbaiki tata kelola lingkungan di Aceh Singkil,” tegasnya.

Sebagai organisasi yang fokus pada pengawalan kebijakan daerah, FMPK-AS di bawah kepemimpinan M. YUNUS menyatakan siap memberikan masukan dan terlibat dalam diskusi yang diperlukan, agar solusi yang dihasilkan benar-benar menjawab akar persoalan serta membawa perubahan nyata bagi masyarakat.

Sabri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah
HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap
Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil
‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik
‎Kembali Menjadi Sorotan Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil Tahun 2026
‎Mediasi Memanas, Gemuka Kecewa Pemkab Aceh Singkil Tak Berikan Jaminan Tertulis Pendataan Ulang Jadup
‎Resmi Beroperasi Dapur SPPG Permata Harapan Madani Siap Perkuat Program MBG di Aceh Singkil
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:08 WIB

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah

Minggu, 26 April 2026 - 11:16 WIB

HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Kamis, 23 April 2026 - 11:40 WIB

Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap

Selasa, 21 April 2026 - 15:41 WIB

Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil

Jumat, 3 April 2026 - 03:07 WIB

‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik

Berita Terbaru