Pemkab Bandung distribusikan 120 Ton Beras ke 31 Kecamatan Gerakan Pangan Murah

- Penulis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung KOMPAS1.id
KAB. BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan gerakan pangan murah yang dilaksanakan secara serentak di 31 kecamatan, Sabtu (30/8/2025). Gerakan pangan murah ini dilaksanakan secara serentak pula se-Indonesia, yang diinisiasi oleh pemerintah pusat bersama jajaran kementerian.

Untuk mensukseskan program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna yang sedang berada di Kota Ternate yang sedang melaksanakan kegiatan City Sanitation Summit XXIII Tahun 2025 ini menyempatkan mengikuti zoom meeting bersama jajaran pemerintah pusat dalam pelaksanaan gerakan pangan murah.

Jajaran OPD/Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, mulai dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kawaludin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) Uka Suska Puji Utama, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Dicky Anugrah, dan jajaran lainnya turut serta dalam pelaksanaan zoom meeting gerakan pangan murah se-Indoensia yang diikuti di Aula Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Tinton Amin Putra dan jajaran TNI lainnya, perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, dan para pihak lainnya turut hadir pada zoom meeting tersebut.

Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Dispakan Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan bahwa pelaksanaan gerakan pangan murah di Kabupaten Bandung yang dilaksanakan secara nasional ini, khususnya di Kabupaten Bandung dilaksanakan serentak di 31 kecamatan.

“Sebanyak 120 ton beras yang didistribusikan kepada masyarakat di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung,” kata Uka Suska dalam keterangannya.

Baca Juga:  ADVOKAT MAESTRO LAW FIRM LAPORKAN DUGAAN PENYEBARAN DOKUMEN SERTIFIKAT TANAH TANPA IZIN OLEH TATING SELAKU DATUK RIO GAPURA SUCI

Uka Suska mengatakan gerakan pangan murah ini dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Selain itu untuk meringankan beban masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan, khususnya beras yang dipasarkan Rp 60.000/5 kg.

“Harga beras ini dibawah harga pasar. Dalam gerakan pangan murah ini, Pemkab Bandung bekerjasama dengan Bulog,” katanya.

Uka Suska mengatakan kegiatan gerakan pangan murah ini juga disamping membantu masyarakat yang memerlukan beras dengan harga murah juga dalam rangka mengendalikan inflasi.

murah ini mendapatkan sambutan masyarakat di setiap kecamatan di Kabupaten Bandung. Di antaranya di Kecamatan Majalaya, sejumlah warga berburu kebutuhan beras murah itu untuk pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari.

“Alhamdulillah, gerakan pangan murah yang dilaksanakan serentak secara nasional dan diikuti pula oleh jajaran Pemkab Bandung hingga tingkat kecamatan ini sangat membantu masyarakat. Masyarakat juga terlihat antusias untuk berburu kebutuhan beras yang bisa digunakan sehari-hari,” kata Camat Majalaya Rofiran.

Demikian pula ratusan warga di Kecamatan Nagreg, juga turut berburu gerakan pangan murah tersebut. Bahkan sejak pagi, warga sudah menunggu pendistribusian beras di halaman Kantor Kecamatan Nagreg. Sehingga begitu beras itu sampai ke halaman Kantor Kecamatan Nagreg, pegawai Pemerintahan Kecamatan Nagreg langsung mendistribusikan beras itu kepada masyarakat bekerjasama dengan aparatur desa setempat.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Monadi Resmi Tunjuk Maya Novefri sebagai Plt Dirut Perumda Tirta Sakti Kerinci
TANGGAPI VIDEO VIRAL DUGAAN PEMERASAN, KASAT RESNARKOBA POLRES METRO BEKASI BERIKAN KLARIFIKASI RESMI
KASAT RESNARKOBA BANTAH DUGAAN PEMERASAN UANG, JELASKAN PROSEDUR REHABILITASI SESUAI ATURAN
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan, Wabup Pesawaran Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif
Wali Kota Subulussalam Sambut Jamaah Haji di Makkah , Ada Petugas PPIH Asal Singkil Subulussalam
Kantor Desa Kosong Saat dimintai Klarifikasi DD Rp.1,7 Miliar 2024-2025. Suryaka S.Pd, kades 3 periode, belum beri jawaban._
FGD Sespimma Polri Angkatan ke-75 TA 2026 Pokjar IV Bahas Optimalisasi Pembinaan Kelompok Bermotor di Garut
“Unggal Paling Nyaman” Jadi Inspirasi: Kerja Keras Tanpa Gengsi Demi Rezeki Halal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:55 WIB

Bupati Monadi Resmi Tunjuk Maya Novefri sebagai Plt Dirut Perumda Tirta Sakti Kerinci

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:14 WIB

TANGGAPI VIDEO VIRAL DUGAAN PEMERASAN, KASAT RESNARKOBA POLRES METRO BEKASI BERIKAN KLARIFIKASI RESMI

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:15 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan, Wabup Pesawaran Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:22 WIB

Wali Kota Subulussalam Sambut Jamaah Haji di Makkah , Ada Petugas PPIH Asal Singkil Subulussalam

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Kantor Desa Kosong Saat dimintai Klarifikasi DD Rp.1,7 Miliar 2024-2025. Suryaka S.Pd, kades 3 periode, belum beri jawaban._

Berita Terbaru