Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan, Wabup Pesawaran Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran,- KOMPAS1.id || 19 Mei 2026 — Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar kegiatan Pencanangan dan Sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai langkah strategis dalam memetakan potensi dan arah pembangunan ekonomi daerah ke depan. Kegiatan tersebut digelar di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, S.H. sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pesawaran.

Sensus Ekonomi dinilai menjadi instrumen penting dalam menghasilkan data akurat mengenai kondisi riil perekonomian daerah, mulai dari sektor pertanian, perdagangan, industri, hingga perkembangan ekonomi digital. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi bukan sekadar pendataan, melainkan upaya bersama dalam menentukan arah pembangunan ekonomi daerah di masa mendatang.

“Sensus Ekonomi adalah potret menyeluruh tentang struktur ekonomi suatu daerah. Data yang dihasilkan akan sangat menentukan ketepatan program-program pemerintah dalam pembangunan dan pengembangan ekonomi ke depan,” ujar Antonius.

Selain itu, sektor perdagangan besar dan eceran serta industri pengolahan juga terus berkembang dan mulai memperkuat transformasi struktur ekonomi daerah menuju sektor sekunder dan tersier.

Menurut Wabup, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki pemerintah. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

“Saya mengimbau seluruh pelaku usaha di Bumi Andan Jejama untuk memberikan data yang jujur dan akurat kepada petugas sensus. Pastikan setiap potensi ekonomi di pelosok Pesawaran dapat terdata dengan baik, karena data berkualitas akan menjadi modal penting dalam menyusun roadmap pembangunan daerah yang lebih kuat dan terukur,” katanya.

Baca Juga:  Semarak HUT RI ke-81, Colour Fun Genzi Aprozi Alam Guncang Stadion Sukung Kotabumi

Selain itu, ia juga meminta seluruh perangkat daerah hingga tingkat desa untuk turut mendukung pelaksanaan sensus melalui sosialisasi dan koordinasi agar seluruh pelaku usaha dapat terjangkau dengan baik.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala BPS Kabupaten Pesawaran Rosadi Zein S., Stat., M.M. menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pesawaran akan melibatkan sebanyak 486 petugas pendata yang akan melakukan pendataan secara door to door.
Pendataan akan berlangsung selama empat bulan, mulai Mei hingga Agustus 2026, dengan sasaran seluruh pelaku usaha dari berbagai sektor ekonomi.

Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan Nasution menambahkan, hasil Sensus Ekonomi nantinya akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur ekonomi daerah, termasuk kontribusi sektor usaha, potensi hilirisasi industri, hingga tingkat penyerapan tenaga kerja.

“Hasil sensus ini akan menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan mengevaluasi pembangunan ekonomi. Selain itu, pelaku usaha juga dapat melihat peluang dan potensi pasar dari data yang dihasilkan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh data yang dikumpulkan BPS dijamin kerahasiaannya sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keamanan data pribadi yang diberikan kepada petugas sensus.

Selain sosialisasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan prosesi Ngisi Bareng (Ngibar) Kuesioner SE2026, penjelasan teknis pengisian kuesioner CAWI untuk usaha besar, serta sesi diskusi dan tanya jawab bersama peserta yang terdiri dari OPD, pelaku usaha, mitra BPS Kabupaten Pesawaran, dan tamu undangan lainnya.

 

 

 

Sumbet / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru