Liong dan Johan Vendor PT WIKA Diduga Obok Obok Sungai Merao Perkaya Pribadi dan Kelompok

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025 - 01:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
KERINCI – Sepak terjang vendor vendor PT WIKA tahap 2-3 sangat memprihatinkan, dugaan kuat kerja tidak maksimal, sebagaimana kontrak kerja disepakati PT WIKA dengan Negara lokasi kerja Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Jambi. Jum’at (19/12/2025).

Pekerjaan PT WIKA di bawah naungan BWSS VI didukung para vendor vendor tahap II sangat perlu di tinjau ulang kuantitas pekerjaan saluran coran bertulang dinilai tidak maksimal baik pembelian dan mutu beton diduga tidak tercapai mutu (K) dikarenakan mengunakan molen manual.

Dugaan lebih parah adalah pekerjaan normalisasi sekitar 10 KM dari Jembatan Simpang Tiga Rawang hingga batas pekerjaan Normalisasi PUPR SDA Provinsi Jambi, dibawah tanggungjawab PT WIKA vendor Liong dan Johan mantan anggota DPRD Kabupaten Kerinci Partai Nasdem membawa bendera CV Disabel dan Serion naungan BWSS VI Jambi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pekerjaan Normalisasi PT WIKA vendor Liong dan Johan dinilai tidak maksimal, selain itu banyak melakukan dugaan Manipulasi peralatan kerja, seperti dukungan dan pengunaan poton ampibi long am, fakta lapangan ditemukan poton ampibi ada yang kerja di darat, alat terpisah dari poton.

Juga ada alat excavator manual ditempatkan di lokasi kerja, poton ampibi bekerja dinilai hanya untuk dokumentasi pelaporan, sebab alat bekerja hanya mutar mutar dan cepat berpindah pindah, dikabarkan poton ampibi tersebut tidak bisa bekerja maksimal tidak mampu menerima beban apabila melakukan pengerokan dasar atau sedimen, alat akan menunging juga terlihat hanya mengupas ngupas air sungai.

Baca Juga:  Tim Gabungan Polisi Berhasil Ungkap Kasus Penculikan Anak Lintas Provinsi, Korban Berhasil Diselamatkan di Jambi

Alat berat poton ampibi digunakan pihak vendor Liong dan Johan terpantau 1 alat long am, 1 poton ampibi long am, 1 poton ampibi mini (milik dinas PUPR Kota Sungai Penuh) tidak bisa di gunakan juga 1 alat poton ampibi terpisah dari poton bekerja di darat.

Selain  dugaan kuat memanipulasi alat berat long am dan poton ampibi tidak sesuai dengan dukungan alat kerja Cv Serion dan Disabel ini vendor Liong dan Johan, pekerjaan Normalisasi dungai barang Merao perlu di audit serius volume lumpur atau sedimen yang dikerjakan.

Juga pihak BWSS VI Jambi juga di himbau agar berhati hati melakukan pembayaran terhadap PT WIKA di sebabkan dugaan ulah vendor Liong dan Johan, juga pekerjaan saluran coran bertulang saluran tahap II.

Sampai berita ini dilansirkan belum ada pernyataan resmi dari pihak PT WIKA sebagai penanggungjawab kerja serta dari pihak BWSS VI yang saat ini juga di duga terlibat.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Oknum Kabid Memanas, Klarifikasi Sepihak Tuai Sorotan Tajam
Diduga Aniaya Wanita di Tempat Karaoke, Oknum Pejabat Pemkot Sungai Penuh Disorot Publik
PHLASA COFFEE Akan Dibuka di Sungai Penuh, Sajikan Kuliner Tradisional dengan Suasana Nyaman
Bejat Pemuda di Kerinci Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, Kini Diamankan Polisi
Polres Kerinci Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Bersama Polri untuk Bantu Masyarakat
Jelang Idul Fitri 1447 H, Gas Elpiji 3 Kg di Sungai Penuh Langka, Harga Melonjak Hingga Rp35 Ribu
Pemkab Kerinci Bersama PT KMH Lakukan Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci
Satreskrim Polres Kerinci Ungkap Kasus Penggelapan di Siulak, Seorang Mahasiswa Diamankan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Kekerasan Oknum Kabid Memanas, Klarifikasi Sepihak Tuai Sorotan Tajam

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:49 WIB

Diduga Aniaya Wanita di Tempat Karaoke, Oknum Pejabat Pemkot Sungai Penuh Disorot Publik

Senin, 23 Maret 2026 - 09:08 WIB

PHLASA COFFEE Akan Dibuka di Sungai Penuh, Sajikan Kuliner Tradisional dengan Suasana Nyaman

Minggu, 15 Maret 2026 - 03:20 WIB

Bejat Pemuda di Kerinci Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, Kini Diamankan Polisi

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:46 WIB

Polres Kerinci Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Bersama Polri untuk Bantu Masyarakat

Berita Terbaru