Tim Gabungan Polisi Berhasil Ungkap Kasus Penculikan Anak Lintas Provinsi, Korban Berhasil Diselamatkan di Jambi

- Penulis

Minggu, 9 November 2025 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Penuh Kompas1.id
— Tim gabungan kepolisian yang terdiri dari Unit Opsnal Satreskrim Polres Kerinci, Tim Resmob Polda Jambi, dan Satreskrim Polrestabes Makassar, berhasil mengungkap kasus penculikan anak lintas provinsi yang terjadi di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Dua pelaku berinisial Adefrianto Syahputra S (36) dan Mery Ana (42), keduanya warga Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, berhasil ditangkap di Kota Sungai Penuh pada Jumat, 7 November 2025.

Korban, seorang anak perempuan bernama Bilqis Ramdhani binti Dwi Nur Mas berusia 4 tahun, sebelumnya dilaporkan hilang oleh orang tuanya pada Minggu, 2 November 2025 di Lapangan Tenis, Kota Makassar. Saat itu, korban tengah bermain di Taman Pakui, namun tiba-tiba menghilang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan laporan polisi LP/2107/IX/2025/SPKT/POLRESTABES MAKASSAR/POLDA SULSEL, Tim Satreskrim Polrestabes Makassar segera melakukan penyelidikan intensif. Dari hasil pengembangan, diketahui bahwa korban telah dijual oleh pelaku di Yogyakarta, kemudian berpindah tangan hingga akhirnya dibawa ke Jambi.

Setelah dilakukan pelacakan, polisi menemukan bahwa dua pelaku utama, Adefrianto Syahputra S dan Mery Ana, berada di wilayah hukum Polres Kerinci. Tim gabungan kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap keduanya di sebuah penginapan dekat Masjid Raya, Kelurahan Pasar Sungai Penuh, Kecamatan Sungai Penuh, sekitar pukul 13.30 WIB.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Perkuat Dialog Keumatan bersama Ormas Islam dan Pimpinan Pesantren di Istana Merdeka

Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengaku telah menjual anak korban kepada kelompok Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Mentawak, Kabupaten Merangin, dengan harga Rp80 juta.

Setelah pengakuan tersebut, Tim Satreskrim Polrestabes Makassar bersama Tim Resmob Polda Jambi segera bergerak menuju Desa Mentawak untuk mencari keberadaan korban. Upaya tersebut membuahkan hasil anak korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung dibawa ke Polres Merangin untuk proses perlindungan lebih lanjut.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan koordinasi yang solid antara Polrestabes Makassar, Polda Jambi, Polres Merangin, dan Polres Kerinci. Korban sudah ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar perwakilan Humas Polres Kerinci.

Saat ini kedua pelaku telah diamankan dan dalam proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan perdagangan anak lintas provinsi di balik kasus ini.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, serta segera melapor ke aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

( Ngoh )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Gelombang Panas Prancis: Pentingnya Kesadaran Menghadapi Perubahan Iklim
*4 Jam di Bumi Hulonthalo: Presiden Prabowo Tutup PENAS XVII 2026, Tegaskan Petani Nelayan Tulang Punggung Bangsa*
Dari Jakarta ke Limboto: Presiden Prabowo Hadiri Penutupan PENAS XVII 2026
Wapres Gibran Respons Aspirasi Warga, Revitalisasi Sekolah 3T di Ende Jadi Prioritas
HARTA MENTERI PARIWISATA MELONJAK NYARIS Rp1 TRILIUN, KINI CAPAI Rp6,3 TRILIUN
Harta Menpar Melonjak Nyaris Rp1 T: Bukti Nyata Mengabdi pada Negara (atau pada Rekening Pribadi?)
Kapal Tongkang Pengangkut Batu Bara Tenggelam di Pantai Pangandaran
Aksi Aliansi Perempuan Indonesia di Jakarta Tertahan Polisi, Bawa Tiga Tuntutan Utama
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 01:00 WIB

Belajar dari Gelombang Panas Prancis: Pentingnya Kesadaran Menghadapi Perubahan Iklim

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:06 WIB

*4 Jam di Bumi Hulonthalo: Presiden Prabowo Tutup PENAS XVII 2026, Tegaskan Petani Nelayan Tulang Punggung Bangsa*

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:02 WIB

Dari Jakarta ke Limboto: Presiden Prabowo Hadiri Penutupan PENAS XVII 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:06 WIB

Wapres Gibran Respons Aspirasi Warga, Revitalisasi Sekolah 3T di Ende Jadi Prioritas

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:40 WIB

HARTA MENTERI PARIWISATA MELONJAK NYARIS Rp1 TRILIUN, KINI CAPAI Rp6,3 TRILIUN

Berita Terbaru

Uncategorized

Menghadapi “Panggangan” Terik di Bumi Sumatera

Kamis, 2 Jul 2026 - 01:11 WIB