Pembangunan Talud Pengendali Banjir Singkil Disorot, Warga Keluhkan Ketiadaan Papan Proyek

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SINGKIL Kompas1.id
Pembangunan talud pengendali banjir di Kecamatan Singkil menuai sorotan masyarakat. Proyek yang telah berlangsung sekitar sepekan itu dikeluhkan karena tidak dilengkapi papan nama pekerjaan sebagaimana diwajibkan dalam pelaksanaan proyek pemerintah.

Warga dari tiga desa menyatakan tidak adanya informasi terbuka terkait sumber anggaran, nilai proyek, maupun pihak pelaksana kegiatan. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan pertanyaan dan keresahan di tengah masyarakat.

“Pekerjaan sudah berjalan hampir satu pekan, tetapi papan nama proyek belum dipasang. Kami tidak tahu ini proyek apa, anggarannya dari mana, dan siapa pelaksananya,” kata Surya Padli, Rabu (17/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain persoalan transparansi, warga juga mengkhawatirkan dampak teknis pembangunan talud tersebut. Surya menilai konstruksi yang sedang dikerjakan berpotensi menghambat alur keluar-masuk air. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dikhawatirkan justru memperparah genangan di kawasan permukiman sekitar.

Terpisah, Camat Singkil Khairuddin mengaku tidak menerima laporan resmi terkait pelaksanaan proyek pembangunan talud pengendali banjir tersebut. Pernyataan itu disampaikannya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Baca Juga:  ‎Kembali Menjadi Sorotan Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil Tahun 2026

“Tidak ada laporan sama sekali ke pihak kecamatan,” ujar Khairuddin.

Ia menambahkan, apabila terdapat proyek pembangunan talud pengendali banjir, seharusnya didahului dengan simulasi atau pengaturan teknis penutupan jalur aliran air agar tidak mengganggu sistem drainase dan aktivitas masyarakat.

“Kami menerima banyak keluhan masyarakat yang meminta agar proyek ini dihentikan sementara, supaya alur keluar-masuk air tetap berjalan,” katanya.

Khairuddin juga menilai pembangunan talud tersebut belum memiliki petunjuk teknis (juknis) yang jelas. Menurutnya, penghentian sementara perlu dilakukan untuk menghindari dampak lingkungan yang lebih luas.

“Pekerjaan ini sebaiknya dihentikan sementara. Tanpa juknis yang jelas, dikhawatirkan air akan tertahan dan menimbulkan masalah baru bagi masyarakat,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Singkil, belum memberikan keterangan resmi terkait pembangunan talud pengendali banjir tersebut.

Reporter Sabri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah
HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap
Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil
‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik
‎Kembali Menjadi Sorotan Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil Tahun 2026
‎Mediasi Memanas, Gemuka Kecewa Pemkab Aceh Singkil Tak Berikan Jaminan Tertulis Pendataan Ulang Jadup
‎Resmi Beroperasi Dapur SPPG Permata Harapan Madani Siap Perkuat Program MBG di Aceh Singkil
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:08 WIB

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah

Minggu, 26 April 2026 - 11:16 WIB

HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Kamis, 23 April 2026 - 11:40 WIB

Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap

Selasa, 21 April 2026 - 15:41 WIB

Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil

Jumat, 3 April 2026 - 03:07 WIB

‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik

Berita Terbaru