Aktivis Minta Presiden Gratiskan Uang Kuliah mahasiswa terdampak banjir dan longsor.

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil,Kompas1.id
Amsyardin Sinaga, salah satu aktivis mahasiswa asal Aceh Singkil, mendesak pemerintah pusat melalui Presiden Republik Indonesia untuk segera menggratiskan uang kuliah bagi mahasiswa yang terdampak bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dalam beberapa hari terakhir.

Menurutnya, bencana yang menyebabkan ribuan warga mengungsi, kerusakan infrastruktur, hingga lumpuhnya aktivitas ekonomi, turut berdampak berat terhadap mahasiswa dan keluarga mereka.

Banyak orang tua mahasiswa kehilangan penghasilan sementara sehingga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, termasuk biaya pendidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mahasiswa yang keluarganya menjadi korban bencana saat ini menghadapi tekanan ekonomi yang sangat berat. Pemerintah harus hadir dan memberikan kebijakan khusus berupa pembebasan uang kuliah bagi mahasiswa terdampak, minimal untuk semester berjalan,” ujar Amsyardin sinaga dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga:  Forum Mahasiswa Peduli Kebijakan Aceh Singkil (FMPK-AS) Tuding Pemkab Aceh Singkil Tidak Serius Tangani Banjir

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini penting untuk mencegah mahasiswa dari keluarga terdampak putus kuliah. Menurutnya, pendidikan tidak boleh menjadi korban lanjutan dari bencana alam yang terjadi.

Amsyardin juga meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) segera berkoordinasi dengan kampus-kampus di Aceh untuk melakukan pendataan mahasiswa terdampak.

“Kampus harus cepat bergerak melakukan pendataan, dan pemerintah pusat wajib menindaklanjuti dengan kebijakan yang tepat. Jangan sampai mahasiswa yang sedang berjuang menuntut ilmu menjadi terbengkalai karena kondisi darurat ini,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak kampus dapat mengambil langkah nyata demi menjamin keberlanjutan pendidikan mahasiswa Aceh yang sedang menghadapi situasi sulit.

Reporter Sabri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadwal Penerbangan Bandara Syekh Hamzah Fanshuri 02 Juli ‎Jadwal Penerbangan di Bandara Syekh Hamzah Fansuri
Ketua DPRK H. Amaliun Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Komitmen Polri Layani Masyarakat
H.Amaliun Hadir Hari Bhayangkara ke-80, di Mapolres Aceh Singkil, “Polri untuk Masyarakat
Ayah dan Anak Hilang Usai Perahu Karam di Perairan Aceh Singkil, Tim SAR Diminta Bergerak Cepat
Polres Aceh Singkil Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat
Perahu Karam di Perairan Aceh Singkil Ayah dan Anak Terombang-ambing di Sekitar Pulau Birahan ‎
Warga Desa Suka Damai Harapkan Lampu Jalan Segera Diaktifkan kembali ‎Rabu, 1 Juli 2026
Pesantren Darul Muta’allimin Tingkatkan Kapasitas Tim Media Lewat Pelatihan Canva dan AI Selama Tiga Hari
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:12 WIB

Jadwal Penerbangan Bandara Syekh Hamzah Fanshuri 02 Juli ‎Jadwal Penerbangan di Bandara Syekh Hamzah Fansuri

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:09 WIB

Ketua DPRK H. Amaliun Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Komitmen Polri Layani Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:04 WIB

H.Amaliun Hadir Hari Bhayangkara ke-80, di Mapolres Aceh Singkil, “Polri untuk Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:43 WIB

Ayah dan Anak Hilang Usai Perahu Karam di Perairan Aceh Singkil, Tim SAR Diminta Bergerak Cepat

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:39 WIB

Polres Aceh Singkil Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat

Berita Terbaru