Tanggapan Plt Kadis DPMK, Atas Desakan LMND Terhadap DPMK Aceh Singkil Agar Segera Bentuk Alat Ukur Keberhasilan Bimtek Desa.

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil- Kompas1.id
Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kabupaten Aceh Singkil meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) kabupaten Aceh Singkil untuk segera merumuskan konsep serta alat ukur melalui seminar keberhasilan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang selama ini dilaksanakan bagi pemerintahan desa di Kabupaten Aceh Singkil. Senin (17/11/2025).

Ketua LMND Eksekutif Kabupaten Aceh Singkil, Surya Padli, menyampaikan bahwa penggunaan anggaran desa harus memberikan hasil yang jelas dan terukur dalam meningkatkan kapasitas aparatur kampung. Oleh karena itu, setiap kegiatan Bimtek wajib memiliki indikator evaluasi yang dapat dinilai secara transparan.

“Selama ini pelaksanaan Bimtek desa sering menghabiskan anggaran yang tidak sedikit, namun belum ada parameter yang jelas untuk menilai peningkatan kapasitas, kinerja, maupun kontribusinya terhadap tata kelola desa, Kami meminta DPMK membuat standar keberhasilan yang konkret, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas surya padli.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

LMND juga mendorong agar setiap Bimtek memiliki laporan hasil dan dampak nyata di masing-masing desa, seperti peningkatan kualitas perencanaan pembangunan desa, transparansi informasi publik, serta efektivitas pengelolaan dana desa.

Selain itu kata Surya LMND juga menekankan pentingnya prinsip akuntabilitas dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

“Pemerintah desa harus menjadi lebih baik setelah mengikuti Bimtek. Jangan sampai kegiatan tersebut hanya formalitas tanpa output dan outcome yang jelas. Anggaran pembangunan desa harus dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tambahnya.

LMND Eksekutif Kabupaten Aceh Singkil menyatakan akan terus mengawal dan mengawasi pengelolaan anggaran desa, serta siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan terwujudnya tata kelola desa yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kemajuan masyarakat.

Baca Juga:  Masyarakat Desak Pawai Obor Digelar di Setiap Desa, Tolak Konvoi Kendaraan Saat Malam Takbiran

Dalam kesempatan lain awak media kompas1.id ini mengonfirmasi Pelaksana Tugas (Plt.) Kadis PMK Aceh Singkil Riky Yodiska, S.STP, M.Si, mengatakan Terima kasih atas masukan dan atensi yang diberikan terkait pentingnya alat ukur keberhasilan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang telah diikuti oleh pemerintah desa di wilayah kami.

“Kami mengapresiasi semangat kontrol sosial dan partisipasi aktif dari rekan-rekan media dalam upaya bersama mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik dan akuntabel,” tuturnya.

Terkait usulan alat ukur, kami memandang ini sebagai inisiatif strategis, namun, untuk dapat menyusun alat ukur yang tepat sasaran, kami perlu
“Menginventarisasi dan meninjau kembali seluruh data historis pelaksanaan Bimtek yang pernah ada (materi, peserta, tujuan, dan laporan evaluasi terdahulu). Melakukan koordinasi dengan instansi terkait (seperti Inspektorat ) untuk menyelaraskan standar evaluasi yang berlaku,” ucapnya

Ditambahkan Riky Melibatkan masukan dari berbagai pihak, termasuk rekan-rekan media, akademisi, dan perwakilan pemerintah desa, dalam proses perumusan alat ukur tersebut, Kami mohon dukungan dan kesabaran dari semua pihak agar kami dapat bekerja secara komprehensif. Kami berkomitmen untuk segera merumuskan mekanisme evaluasi Bimtek yang lebih objektif dan transparan, Demikian tanggapan kami,” imbuhnya.

Report Sabri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah
HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap
Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil
‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik
‎Kembali Menjadi Sorotan Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil Tahun 2026
‎Mediasi Memanas, Gemuka Kecewa Pemkab Aceh Singkil Tak Berikan Jaminan Tertulis Pendataan Ulang Jadup
‎Resmi Beroperasi Dapur SPPG Permata Harapan Madani Siap Perkuat Program MBG di Aceh Singkil
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:08 WIB

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah

Minggu, 26 April 2026 - 11:16 WIB

HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Kamis, 23 April 2026 - 11:40 WIB

Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap

Selasa, 21 April 2026 - 15:41 WIB

Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil

Jumat, 3 April 2026 - 03:07 WIB

‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik

Berita Terbaru