Kompas. 1. Id.
Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar Jambore PKK, hadir ribuan kader PKK dari berbagai desa dan kecamatan, berlangsung di Lapangan Lanud Sulaiman Margahayu, Selasa ( 15/9/26 ). Kegiatan ini melahirkan
semangat kebersamaan, kreativitas, dan keceriaan yang sulit dilupakan.
Di antara sorak-sorai penonton dan iringan musik, satu hal yang paling mencuri perhatian adalah parade kostum unik yang dikenakan Kader PPK Desa Cilampeni Kecamatan Katapang yang di ketua PKK Nusa Indah Desa Cilampeni, Lela Juitasari dengan busana Mak Lampir, yang sengaja dibuat lucu, nyentrik, dan penuh karakter mistis.
Gelaran dipusatkan di lanud Sulaiman, ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul, melainkan ruang ekspresi bagi kader PKK untuk menunjukkan bahwa pemberdayaan keluarga juga bisa dikemas dengan gaya yang segar, menghibur, dan dekat dengan keseharian masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kostum “Mirip Mak Lampir ” penguasa Gunung Merapi, kali ini menjadi penguasa Lanud Sulaiman salah satu kostum yang memancing paling ramai di photo dan dibicarakan yang sengaja dibuat mirip dengan gaya Mak Lampir.
Ketua TP PKK Desa Cilampeni mengatakan, ” Kami sengaja memakai kostum ini agar, pendekatan lewat humor lebih diterima dan dilirik, Orang lihat Mak Lampir langsung ingat sinetron, jadi ketawa. Nah, setelah ketawa, baru kami sisipkan pesan, jangan sampai hidup kita dikendalikan ‘ilmu hitam’ macam hoax, gosip, atau kepercayaan yang nggak masuk akal.” Ujar Lela Juitasari.
” Namanya juga lomba kostum, ya harus nyentrik. Tapi kami ingin nyentriknya ada isinya, bukan cuma bagus di mata, tapi juga nancep di pikiran,” tambah Bu Kades.
Ribuan kader PKK se-Kabupaten Bandung hadir memeriahkan Jambore PKK dengan berbagai kostum kreatif, mulai dari busana daur ulang, tema lingkungan, hingga kreasi budaya daerah. Namun, di antara ribuan peserta itu, satu penampilan justru paling menyita perhatian ” kostum Mak Lampir ” yang dipimpin langsung oleh seorang Bu Kades Lela Juitasari.
Jurnalis : Dhany.













