KOMPAS1.ID
KABUPATEN BEKASI — Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kecamatan Setu memasuki tahapan penting. Di tengah persaingan para kandidat yang sedang merebut kepercayaan masyarakat, pesan tegas soal menjaga persatuan dan kesiapan menerima hasil demokrasi disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja.
Pesan itu disampaikan Asep saat menghadiri Deklarasi Damai Pilkades Serentak Kecamatan Setu yang digelar di Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan, Kementerian Pertanian RI, Jumat (11/9/2026).
Deklarasi tersebut menjadi momentum pengikat komitmen bersama agar pesta demokrasi tingkat desa berlangsung aman, tertib, jujur, adil, dan damai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Asep mengingatkan seluruh calon kepala desa agar tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk memecah belah masyarakat.
Menurutnya, kompetisi politik di tingkat desa seharusnya menjadi ruang bagi setiap kandidat untuk menawarkan gagasan dan program terbaik kepada warga, bukan ajang untuk saling menjatuhkan.
“Bersainglah secara sehat dan bermartabat. Tampilkan visi, misi, serta karya nyata yang bermanfaat bagi warga. Jangan biarkan perbedaan pilihan memisahkan kebersamaan yang sudah terjalin selama ini,” tegas Asep.
Ia juga menekankan bahwa kemenangan sejati bukan hanya soal meraih suara terbanyak, melainkan bagaimana proses pemilihan tetap menjaga keharmonisan warga. Hasil pemilihan nantinya harus diterima dengan lapang dada, karena kebersamaan warga desa jauh lebih berharga daripada kepentingan individu atau kelompok.
Kegiatan deklarasi damai ini dihadiri oleh para calon kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur Tiga Pilar Kecamatan Setu. Semua pihak berkomitmen menjaga kondusivitas hingga tahapan Pilkades selesai.
Diharapkan, seluruh proses Pilkades Serentak 2026 di Kecamatan Setu berjalan lancar dan melahirkan pemimpin desa yang mampu membawa kemajuan serta kesejahteraan bersama.
Hasbunah R SE












