Aceh Singkil kompas1.id –
Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS) mendesak Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon agar segera melakukan penertiban terhadap seluruh kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil. Rahman Syafii SH Selaku Sekjen AMPAS menilai kendaraan dinas merupakan aset negara yang dibeli menggunakan uang rakyat sehingga penggunaannya harus sesuai dengan peruntukan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kami menyoroti masih adanya kendaraan dinas yang pelat nomor merahnya diduga diganti sehingga tampak seperti kendaraan pribadi. Kondisi tersebut dinilai dapat mengurangi transparansi dan berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat apabila benar dilakukan tanpa dasar yang sah.
Selain itu sambung Rahman Syafii SH juga meminta agar penggunaan mobil dinas diawasi secara ketat. Kendaraan dinas seharusnya dipergunakan untuk menunjang tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi. Apabila terdapat penyalahgunaan, Pemerintah Daerah diminta melakukan evaluasi serta memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku, ( 09/09/2026 ).
”Pejabat yang diberikan fasilitas kendaraan dinas harus memiliki rasa malu dan tanggung jawab kepada rakyat. Fasilitas tersebut berasal dari uang masyarakat dan harus dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan dinas, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegas Rahman Syafii.
Kami juga meminta Bupati Aceh Singkil menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendata kembali kendaraan dinas, memastikan seluruh kendaraan menggunakan identitas resmi sesuai ketentuan, serta melakukan pengawasan rutin agar tidak terjadi penyalahgunaan aset daerah.
Sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, Kami mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi penggunaan aset daerah serta melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan kendaraan dinas sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
”Aset daerah adalah milik rakyat, bukan milik pribadi pejabat. Gunakan sesuai aturan dan amanah yang diberikan Tolong yang memakai Aset milik daerah harus punya malu tutup Rahman Syafii SH.
Reporter Sabri
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT












