‎Polres Aceh Singkil Tangani Dugaan Penganiayaan terhadap Jurnalis di PT SSM, Korban Sudah Divisum

- Penulis

Rabu, 9 September 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil kompas1.id
Polres Aceh Singkil sedang menangani laporan dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama sama terhadap jurnalis yang terjadi di lingkungan PT SSM. Perkara tersebut tercatat dalam laporan polisi Nomor: LP/B/115/IX/2026/SPKT.SATRESKRIM/POLRES ACEH SINGKIL/POLDA ACEH, tertanggal 7 September 2026. Rabu (9/9/2026).

‎Berdasarkan informasi penanganan perkara, aparat kepolisian telah melakukan sejumlah langkah awal setelah menerima laporan. Dua orang korban, masing-masing berinisial SM dan AS, telah dibawa ke RSUD Aceh Singkil untuk menjalani visum et repertum sebagai bagian dari proses pembuktian medis.

‎Selain itu, laporan polisi diterima pada 7 September 2026 pukul 14.10 WIB, dan pada hari yang sama petugas juga telah menyerahkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) kepada pelapor. Polisi juga telah melakukan pemeriksaan awal terhadap SM guna mendalami peristiwa yang dilaporkan.

‎Dalam upaya melengkapi alat bukti, penyelidik turut mengirimkan surat permintaan hasil visum kepada Direktur RSUD Aceh Singkil pada 7 September 2026. Langkah ini menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan untuk memperjelas dugaan tindak pidana yang dilaporkan.

‎Untuk tindak lanjut pada 9 September 2026, penyelidik dijadwalkan melakukan klarifikasi terhadap tiga pihak, yakni AS, M, dan SC. Proses klarifikasi tersebut dilakukan untuk menggali keterangan tambahan dan memperkuat rangkaian alat bukti dalam penanganan perkara.

‎Kasi Humas Polres Aceh Singkil IPDA Azhari Surya, S.E. menyampaikan bahawa “Kami dari pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan kasus ini dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku, dengan fokus pada pemenuhan alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum acara pidana,” ujar Kasi Humas.

‎Kasus dugaan penganiayaan secara bersama sama terhadap jurnalis ini menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan profesi pers dalam menjalankan tugas. Meski demikian, proses hukum masih berjalan dan seluruh pihak yang terkait akan dimintai keterangan untuk memastikan peristiwa tersebut terungkap secara terang dan objektif.

‎Dan pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan pada Kepolisian terkait penyelidikan dugaan penganiayaan tersebut.


‎Reporter Sabri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GEGAR LIGA DESA 2026! Bocah 15 Tahun Gegarkan Lapangan, Savia Aira Putri Jadi Atlet Terbaik!
AMPAS Desak Bupati Safriadi Oyon Tertibkan Penggunaan Mobil Dinas Milik Daerah
Polres Pekalongan Gelar Upacara HAORNAS ke-43, Dorong Masyarakat Aktif dan Bugar
PROYEK RP1,08 MILIAR REVITALISASI SDN 1 CILEULEUY KUNINGAN DIDUGA ABAIKAN K3, KEPSEK DAN P2SP SEBAGAI PELAKSANA DISOROT
Pelayanan Capil Dikeluhkan Lamban, Budi Harjo: Masyarakat Berhak Tahu Apa Kendalanya
Forum Orang Tua Siswa SDN 01 Soreang Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW
TP PKK–IRL Lampung Utara Satukan Langkah, Pemberdayaan Lansia Diperkuat
PERTINA JAWA BARAT MENILAI SEKERTARIS KONI JAWA BARAT, GIANTO HARTONO SEBAGAI SOSOK FIGUR POTENSIAL UNTUK MEMIMPIN KONI JABAR PERIODE 2026–2030.
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:59 WIB

GEGAR LIGA DESA 2026! Bocah 15 Tahun Gegarkan Lapangan, Savia Aira Putri Jadi Atlet Terbaik!

Rabu, 9 September 2026 - 08:05 WIB

AMPAS Desak Bupati Safriadi Oyon Tertibkan Penggunaan Mobil Dinas Milik Daerah

Rabu, 9 September 2026 - 07:20 WIB

‎Polres Aceh Singkil Tangani Dugaan Penganiayaan terhadap Jurnalis di PT SSM, Korban Sudah Divisum

Rabu, 9 September 2026 - 06:15 WIB

Polres Pekalongan Gelar Upacara HAORNAS ke-43, Dorong Masyarakat Aktif dan Bugar

Rabu, 9 September 2026 - 05:21 WIB

Pelayanan Capil Dikeluhkan Lamban, Budi Harjo: Masyarakat Berhak Tahu Apa Kendalanya

Berita Terbaru