Kecurigaan Masyarakat Bangun Sari soal Anggaran Desa: Diduga Dimanipulasi untuk Kepentingan Pilkades

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas 1,id
Subulussalam, 5 September 2026 – Masyarakat Desa Bangun Sari, Kecamatan Longkib, mulai bersuara dan memunculkan kecurigaan serius terkait pengelolaan anggaran desa tahun anggaran 2025/2026. Dana tersebut diduga disalahgunakan oleh oknum yang merupakan kerabat dekat Penjabat (PJ) Kepala Desa untuk meraih dukungan suara dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Selama ini, warga diketahui bersikap tenang dan tidak mempermasalahkan penggunaan anggaran desa. Namun, situasi berubah ketika keberadaan pihak-pihak tertentu mulai terasa mendominasi pengelolaan keuangan dan kegiatan desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang kami paham, mengapa banyak warga yang kurang mengenal sosok PJ Kepala Desa kami. Ternyata segala urusan desa dipegang dan diatur oleh kerabat dekatnya, seolah-olah dialah yang memegang kendali penuh sebagai kepala desa,” ungkap seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (5/9).

Kekecewaan warga semakin memuncak terkait mekanisme penyaluran Bantuan Langsung Tunai Desa (BLTD). Menurut keterangan warga, pembagian bantuan tersebut tidak dilakukan secara transparan di ruang terbuka seperti aula kantor desa atau tempat umum yang dapat diakses seluruh warga. Sebaliknya, pembagian justru dilakukan secara tertutup dari pintu ke pintu, terlebih lagi saat menjelang pelaksanaan Pilkades.

Baca Juga:  Kodim 0412/LU Siagakan Rest Area Mudik Lebaran 1447 H, Hadirkan Layanan Nyaman dan Humanis di Sejumlah Koramil

“Pembagian yang tertutup itu menimbulkan dugaan kuat bahwa dana desa dimainkan untuk kepentingan politik, dijadikan ajang silaturahmi bermuatan politis demi menggalang dukungan warga,” tambahnya.

Tidak terima dengan dugaan penyimpangan ini, tokoh masyarakat dan warga Desa Bangun Sari menyatakan kesiapannya untuk melaporkan hal ini kepada Inspektorat Daerah maupun aparat penegak hukum. Mereka meminta agar dilakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan desa tahun 2025/2026.

Kami berharap pihak berwenang turun langsung ke Desa Bangun Sari untuk mengungkap fakta yang sebenarnya dan menelusuri siapa pihak yang benar-benar menguasai serta menggunakan anggaran desa tersebut. “Saya siap hadir dan menjadi saksi untuk mengungkap kebenaran ini,” tegas tokoh masyarakat itu.

Reporter/Ramona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SNT 1 Subulussalam Gelar Bimtek Pemanfaatan LMS, Gandeng Pusdatin Kemendikdasmen dan SEAMOLEC
Bijak Menggunakan AI: Etika, Tanggung Jawab, dan Kesiapan Menghadapi Masa Depan
Pekerjaan Selesai, Sisa Upah Rp10 Juta Belum Dibayar, CV Satu Putra Diminta Bertanggung Jawab
Tabrakan Beruntun di Tol Palembang-Indralaya KM 9, 14 Orang Luka-Luka
YAMAHA VIXION TERBAKAR DI PASAR SENEN LAMPUNG UTARA, WARGA BERKERUMUN
DANA MBG DIDUGA TAK SESUAI PERUNTUKAN, PEMBAGIAN INSENTIF KADER DAN ALOKASI ANGGARAN DIPERTANYAKAN
Polsek Setu Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Tembakau Sintetis di Desa Ciledug, Setu
Diduga Perangkat Desa Lubuk Rukam Lakukan Pungli Bantuan Beras 25 Ribu
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:41 WIB

SNT 1 Subulussalam Gelar Bimtek Pemanfaatan LMS, Gandeng Pusdatin Kemendikdasmen dan SEAMOLEC

Sabtu, 5 September 2026 - 13:36 WIB

Bijak Menggunakan AI: Etika, Tanggung Jawab, dan Kesiapan Menghadapi Masa Depan

Sabtu, 5 September 2026 - 13:22 WIB

Pekerjaan Selesai, Sisa Upah Rp10 Juta Belum Dibayar, CV Satu Putra Diminta Bertanggung Jawab

Sabtu, 5 September 2026 - 12:10 WIB

Tabrakan Beruntun di Tol Palembang-Indralaya KM 9, 14 Orang Luka-Luka

Sabtu, 5 September 2026 - 11:51 WIB

Kecurigaan Masyarakat Bangun Sari soal Anggaran Desa: Diduga Dimanipulasi untuk Kepentingan Pilkades

Berita Terbaru