
SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam menggelar rapat sekaligus diskusi santai bersama para pemangku kepentingan daerah pada Jumat (7/8/2026) malam. Kegiatan ini secara khusus mengangkat isu tata kelola lahan transmigrasi beserta proyeksi pemanfaatannya untuk mendukung kemajuan wilayah ke depan.
Fokus utama pertemuan ini adalah melakukan pemetaan menyeluruh terkait ketersediaan lahan transmigrasi, serta mengkaji potensi strategis yang dimilikinya guna menyusun rancangan pembangunan berkelanjutan. Pemetaan yang akurat dinilai sangat penting agar perluasan wilayah dan penataan ruang kota dapat berjalan selaras dengan potensi sumber daya alam yang ada.
Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk mengurai berbagai permasalahan, termasuk maraknya kasus tumpang tindih penguasaan lahan yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hasil pembahasan ini nantinya akan menjadi acuan utama dalam menyusun peta pertanahan wilayah, serta menjadi pondasi pemanfaatan lahan yang tepat guna demi kemajuan Kota Subulussalam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Subulussalam, perwakilan instansi terkait, para Kepala Mukim, serta sejumlah Kepala Desa. Meskipun beberapa pimpinan wilayah seperti Camat Sultan Daulat, Camat Simpang Kiri dan beberapa Kepala Desa berhalangan hadir, diskusi tetap berjalan lancar, terbuka dan konstruktif.
Melalui pendekatan yang santai namun terarah, Pemko berharap dapat menampung berbagai masukan objektif mulai dari aparatur tingkat desa hingga instansi vertikal, sebagai landasan merumuskan kebijakan tata ruang yang adil, tertib, dan bermanfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.(Ramona
Sumber/protokoler, Subulussalam









