Bonsai Mengguncang Tarogong Kaler! PBBI Sulap Alun-Alun Jadi Pusat Edukasi, Silaturahmi hingga Ladang Bisnis Tanaman Bernilai Tinggi

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT – kompas1.id
– Alun-Alun Tarogong Kaler kini berubah tampilannya dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun para penghobi tanaman. Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PBBI) bekerja sama dengan Dinas Pariwisata serta Pemerintah Kecamatan Tarogong Kaler menghadirkan pameran sekaligus kegiatan Bonsai Day pada Kamis (30/7/2026).

Kegiatan ini digagas bukan sekadar untuk memamerkan keindahan bentuk tanaman, melainkan sebagai ruang luas untuk memperkenalkan dunia bonsai kepada khalayak ramai, wadah berbagi ilmu, tempat mempererat persaudaraan, hingga membuka peluang transaksi jual beli tanaman bernilai tinggi.

Rangkaian bonsai yang dipajang sukses memikat hati siapa saja yang berkunjung. Mulai dari karakter batang, perpaduan akar, hingga bentuk yang terbentuk melalui proses panjang, semuanya menyajikan pesona seni yang luar biasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini sekaligus memperkokoh ikatan persaudaraan antarpenggemar bonsai di seantero Kabupaten Garut. Sebelumnya, para penghobi dari berbagai wilayah telah menjalin silaturahmi demi membangun komunitas yang semakin solid dan mengangkat bonsai sebagai salah satu potensi ekonomi kreatif daerah.

Iman, salah satu penyelenggara kegiatan, menyampaikan bahwa tanaman yang dipamerkan merupakan koleksi milik H. Wawan. Kehadirannya di ruang publik diharapkan mampu membuka wawasan masyarakat luas.

Baca Juga:  Polisi Bongkar Peredaran Vape Berisi Zat Anestesi Ilegal di Jakarta Utara

“Bonsai yang dipajang di Alun-Alun ini milik H. Wawan. Kami ingin masyarakat mengenal bonsai lebih dekat. Bonsai bukan hanya tanaman untuk hobi, tetapi memiliki nilai ekonomi dan bisa memiliki nilai jual yang tinggi,” ujar Iman.

Sering kali bonsai hanya dipandang sebagai tanaman hias biasa. Padahal di balik wujudnya yang mungil tersimpan perjalanan panjang yang memerlukan ketelatenan, pengetahuan mendalam, kreativitas, dan kesabaran tingkat tinggi—mulai dari pemilihan bahan, pembentukan akar, batang, hingga menghasilkan karya seni yang bernilai estetika.

Melalui Bonsai Day ini, pengunjung tidak hanya melihat-lihat, melainkan berkesempatan belajar langsung dari para praktisi berpengalaman mengenai teknik perawatan hingga pembentukan tanaman. Sinergi antara PBBI, pemerintah, dan unsur pariwisata diharapkan semakin mempertegas bahwa bonsai mampu menjadi potensi wisata unggulan sekaligus sumber kesejahteraan masyarakat.

Dari sekadar hobi lahirlah komunitas, dari komunitas terbuka peluang ekonomi. Bonsai Day membuktikan tanaman mungil ini membawa makna yang besar: indah dipandang, bermanfaat untuk ilmu, dan menguntungkan secara usaha.

: ridickpuad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelayanan Alih Media Dinilai Terlalu Lama, Masyarakat Keluhkan Proses Hingga Berbulan-bulan
Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Belajar Ekoteologi Air Hujan di Sekolah Air Hujan Banyu Bening.
Bukan Sekadar Hobi! Bonsai Day PPBI Buka Peluang Bisnis Menggiurkan di Alun-Alun Tarogong Kaler
Pemkot Bandung Kaji Penambahan Panic Button, Percepat Respons Darurat dan Tingkatkan Keamanan Ruang Publik
Satu Pesan Singkat, Sejuta Kerugian: Saat “Permohonan Maaf” IndiHome Tak Lagi Membayar Tagihan Layanan
Presiden Prabowo Tetapkan Penyesuaian Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kemhan, Pertama Kali Sejak 2018
Kapolda Jabar Serahkan Piala Apresiasi, Tim Taekwondo Polda Jabar Sabet Juara Umum I Kapolri Cup 2026
Meracik Hingga Edarkan Tembakau Sintetis, Dua Pria di Garut Diamankan Satresnarkoba
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:38 WIB

Pelayanan Alih Media Dinilai Terlalu Lama, Masyarakat Keluhkan Proses Hingga Berbulan-bulan

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:44 WIB

Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Belajar Ekoteologi Air Hujan di Sekolah Air Hujan Banyu Bening.

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:40 WIB

Bukan Sekadar Hobi! Bonsai Day PPBI Buka Peluang Bisnis Menggiurkan di Alun-Alun Tarogong Kaler

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:36 WIB

Pemkot Bandung Kaji Penambahan Panic Button, Percepat Respons Darurat dan Tingkatkan Keamanan Ruang Publik

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:56 WIB

Satu Pesan Singkat, Sejuta Kerugian: Saat “Permohonan Maaf” IndiHome Tak Lagi Membayar Tagihan Layanan

Berita Terbaru