Pemilik Hajatan di Purwakarta Meninggal Dunia Dianiaya Sekelompok Pemuda, Saat Menikahkan Putrinya

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA Kompas1.id
Polres Purwakarta menunjukkan respons cepat atas laporan masyarakat terkait penganiayaan berat yang mengakibatkan meninggalnya Dadang Bin Jamini Supriatna (Alm) di PTPN VIII Cikumpay, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.

Kejadian tragis ini berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026, saat korban sedang menggelar pesta pernikahan anaknya.

Mendapat laporan masyarakat sekira pukul 16.00 WIB, personel Polres Purwakarta segera menuju TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti berupa potongan bambu sepanjang ±35 cm yang digunakan pelaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, menyampaikan pernyataan Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, Polres Purwakarta selalu berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dengan cepat dan tepat.

Baca Juga:  Bupati Ogan Ilir Hadiri Rapat Paripurna Tingkat II, Sampaikan Pendapat Akhir Atas Raperda Inisiatif DPRD

“Penanganan kasus ini dilakukan secara profesional, mulai dari pengecekan TKP, pengumpulan bukti, hingga pemeriksaan saksi. Kami ingin memastikan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.” ucap Enjang.

Kronologi sementara, korban dipukul pelaku dengan bambu di halaman rumahnya saat terjadi kericuhan karena permintaan uang kepada pemain hiburan organ tunggal yang menimbulkan pertengkaran. Korban langsung dilarikan ke RS Bhakti Husada, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 15.20 WIB.

Polres Purwakarta menegaskan, kejadian ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian dan diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu menjaga keamanan saat menggelar acara keluarga maupun kegiatan sosial, serta segera melaporkan hal mencurigakan agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Gubernur DIY Apresiasi Capaian PGRI dalam Mengawal Pendanaan Pendidikan dan Pengembangan Kompetensi Guru
Bupati Hamartoni Pacu Penataan Kotabumi, Targetkan Kota Lebih Modern dan Berkelanjutan Lewat RDTR 2046
Rumah Panggung Milik Buruh Tani di Garut Hangus Terbakar, Polisi Lakukan Olah TKP dan Imbau Waspada
Presiden Prabowo Terima Pengunduran Kepala BGN, Sudaryono Ditunjuk Sebagai Pengganti
*ANTISIPASI BENTROK MATEL DAN OJOL POLSEK MARGAASIH PATROLI DI WILAYAH NYA*
CIPTAKAN PELAJAR BERKARAKTER, POLSEK MARGAASIH GELAR “POLICE GOES TO SCHOOL” DI SMA AL-MAS’UDIYAH*
Bupati Nanda Indira Serahkan Bantuan Bedah Rumah Baznas, Wujudkan Hunian Layak bagi Warga Kurang Mampu
Kecerdasan Buatan: Antara Ancaman Keamanan dan Perisai Perlindungan Digital
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:34 WIB

Wakil Gubernur DIY Apresiasi Capaian PGRI dalam Mengawal Pendanaan Pendidikan dan Pengembangan Kompetensi Guru

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:20 WIB

Bupati Hamartoni Pacu Penataan Kotabumi, Targetkan Kota Lebih Modern dan Berkelanjutan Lewat RDTR 2046

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:08 WIB

Presiden Prabowo Terima Pengunduran Kepala BGN, Sudaryono Ditunjuk Sebagai Pengganti

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:20 WIB

*ANTISIPASI BENTROK MATEL DAN OJOL POLSEK MARGAASIH PATROLI DI WILAYAH NYA*

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:04 WIB

CIPTAKAN PELAJAR BERKARAKTER, POLSEK MARGAASIH GELAR “POLICE GOES TO SCHOOL” DI SMA AL-MAS’UDIYAH*

Berita Terbaru

Daerah

Sampurasun Sobat Pajak Lebih Bedas

Rabu, 22 Jul 2026 - 13:46 WIB